Category Archives: Rumah Tangga

Isteri Berzina (Selingkuh), Wajibkah Diceraikan?

Zina, apalagi bagi yang telah menikah adalah dosa besar, pelakunya wajib dikenakan hukum jilid (cambuk) 100 kali jika belum pernah nikah, dan wajib dirajam jika telah pernah menikah, tidak ada perbedaan pendapat ‘ulama dalam hal ini.[1]

Hanya saja, jika karena suatu hal (misalnya tidak cukup saksi dan tidak mengaku di pengadilan, atau pengadilannya tidak memakai hukum Islam), sehingga hukuman rajam tidak ditegakkan, apakah istri tersebut otomatis terceraikan?

Read the rest of this entry

Iklan

Hak Nafkah Istri dari Suaminya

Nafkah adalah harta yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik itu berupa makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan sebagainya.

Syarat Istri Berhak atas Nafkah dari Suami

Diantara konsekuensi dari pernikahan yang sah adalah diwajibkannya seorang suami memberikan nafkah kepada istrinya jika memenuhi beberapa syarat berikut:

Read the rest of this entry

Istri Menggugat Cerai Suaminya

Talak/cerai adalah upaya melepaskan tali ikatan pernikahan. Kebolehan adanya talak tidak didasarkan pada adanya ‘illat syar‘î (alasan pensyariatan talak) sehingga talak tetaplah halal walaupun dilakukan tanpa alasan apapun. Hanya saja hukumnya makruh jika dilakukan tanpa disertai alasan yang menuntut terjadinya perceraian.

Hak menjatuhkan talak berada di tangan suami, bukan di tangan istri. Istri tidak punya wewenang untuk menceraikan suaminya, jangankan menceraikan, menggugat cerai saja diharamkan jika tidak disertai dengan alasan yang dibenarkan syari’at.

Read the rest of this entry

Nusyuzkah Istri Mengaji Saat Suaminya Melarang?

Nusyûz adalah pembangkangan istri terhadap perintah dan larangan suami (dalam perkara yang tidak dilarang syara’). Hanya saja syariat telah menetapkan hak seorang wanita untuk melakukan transaksi bisnis, memberdayakan hartanya wanita sendiri, mengajar, melakukan silaturahmi, pergi ke masjid, menghadiri ceramah, ataupun kajian. Oleh karena itu nusyûz, yang jika itu terjadi maka menggugurkan kewajiban suami untuk menafkahi, adalah pembangkangan istri terhadap perintah dan larangan suami yang berkaitan dengan kehidupan khusus (al-hayâh al-khâshah), dan kehidupan suami-istri (al-hayâh az-zawjiyyah).

Read the rest of this entry

Status Kepemilikan Harta Istri

1) Bagaimana status harta penghasilan istri yang bekerja?

2) Jika harta istri dan suami bercampur untuk modal usaha, bagaimana pengaturannya?

3) Jika bercerai, padahal hartanya tercampur, bagaimana membaginya?

Read the rest of this entry

Berdosakah Seorang Istri Mencintai Lelaki Lain?

Berdosakah seorang wanita yang telah bersuami bersimpati atau menyukai laki2 lain yg dikaguminya. Seperti halnya zulaikha yg terpikat dg yusuf as, namun ia tetap menjaga adab…masih mencintai dan taat pada suaminya dan berkhidmat pd keluarganya [08152094****]

Read the rest of this entry

Rasulullah Melarang ‘Ali Berpoligami?

Kisah tersebut memang shahih, diriwayatkan oleh Imam al Bukhary dan Muslim. Dari Miswar bin Makhramah, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wasallam berkhutbah di atas mimbar:

Read the rest of this entry

Hukum Nikah dengan Syarat Tidak Dipoligami

Sahkah pernikahan jika istri mensyaratkan nanti tidak dipoligami (dimadu)? Jika itu sah, lalu suami ternyata berpoligami, bagaimana hukumnya?

***

Dalam pandangan madzhab Syafi’i, akad nikah tersebut sah, namun syarat tersebut rusak, dan merusak mahar yang disebutkan, sehingga mahar wanita tersebut menjadi mahar mitsli (mahar yang sepadan dengan umumnya wanita pada ‘kelas’nya).

Read the rest of this entry

Berpikir Cepat; Menguak Pujian Istri Kepada Suaminya

Ketika membaca kitab Sur’atul Badîhah, karya Syaikh Taqiyyuddin an Nabhani, kitab yang membahas tentang bagaimana berupaya meningkatkan kecepatan berpikir, dan cepat pula menarik kesimpulan dengan tepat, diceritakan bagaimana cepat, tepat dan tanggapnya seorang sahabat menghadapi kasus seorang wanita yang sekilas memuji suaminya padahal sebenarnya mengadukan suaminya.

Hanya saja disitu tidak dijelaskan siapa sahabat tersebut, dan bagaimana kelanjutan kisahnya, maka untuk mengobati rasa ingin tahu, setelah mencari, walau tidak terlalu susah karena ada maktabah syamilah, yang agak susah nerjemahin sya’irnya, akhirnya dapatlah salah satu sumber kisah tersebut. Berikut ringkasan cerita tersebut dalam Bughyatut Thalab karya Ibnul Adim (w. 660 H).

Read the rest of this entry

Mengobati ‘Derita Cinta’ yang Tak Kunjung Berakhir

Cinta kepada lawan jenis tidak selalu dihiasi ‘bunga-bunga merah jambu’, tidak sedikit yang justru berhias air mata duka. Cinta yang ‘bertepuk sebelah tangan’, cinta yang tumbuh subur kembali padahal sudah terlanjur talak tiga, cinta yang terpisahkan maut, terhalangi keluarga, terbentengi status sosial dan sebagainya, semua itu bisa membuat siapa saja ikut bersedih bahkan tak jarang ikut menitikkan air mata walaupun tidak ikut mengalaminya.

Read the rest of this entry

Bolehkah Menggugurkan Kandungan 2 Bulan dengan Alasan Ekonomi?

…ana punya anak 3, … slm menempuh perkawinan kurang lebih 10 tahun ana memgalami pasang surut ekonomi. yg paling terasa 2 tahun ini…dg anak 3 ini jujur ana merasa sangat berat ust. (yaa Allah lindungi ulun dari kekufuran nikmat). makanya ana bersefakat dg istri bila berhubungan maka akan melakukan ‘azel (kb tanpa obat). namun Allah berkehendak lain, rencana ana untuk tdk mempunyai anak lagi sementara waktu ternyata dikasih (hamil).

ana bersama istri baru dtg dr bidan, dr keterangan beliau umur kandungan ga nyampe 2 bln. yg menjadi pertanyaan :

1. umur brp janin ditiupkan ruhnya?

2. bolehkah ana menyuruh istri menggugurkan kandungan dg pertimbangan ekonomi?.

3. tolong penjelasan bagaimana stts hukkumnya [0853**94****]

 

Read the rest of this entry

Muslim Menikahi Wanita Kristen/Yahudi, Bolehkah?

 

Mayoritas ‘ulama (mazhab Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad), telah sepakat tentang bolehnya seorang laki-laki muslim menikahi wanita Ahli Kitab[1], yaitu wanita beragama Yahudi dan Nashrani (Kristen), sesuai firman Allah SWT :

Read the rest of this entry

Nikah Muhallil (Menikahi Istri yg Ditalak 3 Lalu Diceraikan Agar Kembali Ke Suami Sebelumnya)

Bagaimana hukumnya menikah dengan niat untuk membantu pasangan suami istri yang talaq tiga, setelah itu dicerai dan dikembalikan lagi ke suami yang pertama?

Read the rest of this entry

Bagaimana Tata Cara Ruju’ (Istri Masih Dalam Masa Iddah)?

Rujuk menurut bahasa artinya kembali (mengembalikan). Sedangkan dalam istilah fikih pernikahan artinya ruju’ adalah kembalinya seorang suami kepada istrinya yang di talak raj’i, tanpa melalui perkawinan yang baru dalam masa ‘iddah.

Read the rest of this entry

Istri Tidak Wajib Mengurus Rumah?

Setelah sibuk bekerja, menjelang petang, Ahmad[1] pun sampai di rumah. Ada suasana yang berbeda sore itu, tidak biasanya sang istri menyambut dengan mesra, pakaiannya rapi, baunya harum, sambil tersenyum manja lalu menggandeng tangan suaminya memasuki rumah. Akan tetapi Ahmad terkejut ketika melihat isi rumah, Hamid dan Mahmud, anak mereka, masih belepotan lumpur habis bermain, lantai rumah juga penuh dengan kotoran, ketika ke dapur tidak didapati secuilpun makanan yang siap mengganjal perut, tidak juga minuman. Ketika membuka kulkas, semua bahan makanan yang dia beli tadi pagi masih utuh tertata dengan rapi.

Sang istri yang melihat keheranan suaminya, dengan tersenyum manis mengatakan: “sayangku, tidak usah heran, aku sudah makan, tadi menelepon teman untuk membelikan nasi bungkus, sebelumnya aku membaca ada tulisan ustadz yang cukup terkenal, bahwa istri tidak wajib mengurus rumah, kewajiban istri dalam rumah tangga hanyalah ‘melayani’ suami. Aku sudah mandi, bersolek dan beristirahat seharian, sekarang aku siap menjalankan kewajibanku sebagai istri”. Demikianlah sang istri memberikan ‘tausiyah petang’ sambil menyodorkan artikel disebuah web yang  diantara isinya:

Read the rest of this entry