Category Archives: Makalah

Dâr al Islam dan Dâr al Kufr dalam Pandangan Para ‘Ulama

Dâr al-Islam adalah negeri yang diberlakukan hukum-hukum Islam; dan keamanan negeri itu dibawah keamanan kaum Muslim, sama saja, apakah penduduknya Muslim atau dzimmiy. (Syaikh ‘Abd al-Wahhab Khallaf (w. 1375 H), al-Siyâsah al-Syar’iyyah, hal. 79, Dâr Al Qalam, Maktabah Syamilah)

Read the rest of this entry

Iklan

Thariqah Syar’iyyah Dalam Menegakkan Syari’ah

Pendahuluan

Bukti keimanan kepada Allah SWT adalah terikat pada syariat Islam. Oleh karenanya syariat Islam harus diterapkan pada semua lini kehidupan, baik dalam konteks kehidupan pribadi, kelompok maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Semestinya hal ini tidak perlu lagi diperdebatkan mengingat semua itu merupakan perkara yang telah jelas kewajibannya dalam agama Islam. Bahkan sejatinya perwujudan utama dari misi hidup seorang muslim beribadah kepada Allah adalah dengan sebaik-baiknya menjalankan syariah baik dalam ibadah, akhlaq, makanan-minuman, pakaian, maupun dalam muamalah dan dakwah, dan seharusnya keberadaan sebuah negara dengan segenap struktur dan kewenangannya dalam pandangan Islam, agar tetap dalam konteks ibadah, tidak lain adalah untuk menyukseskan penerapan syariah itu.

Read the rest of this entry

Konsep Islam Dalam Menangani Narkoba

Oleh: M. Taufik N.T

Peredaran narkoba di dunia sudah sangat memprihatinkan, termasuk di Indonesia. Jumlah korban meninggal dunia akibat mengonsumsi narkotika dan obat berbahaya (narkoba) di Indonesia meningkat dari 40 orang menjadi 50 orang per hari. (mediaindonesia.com, 7/6/2012)

Read the rest of this entry

Menyoroti Konsep Relativisme Pemikiran

Oleh: M. Taufik N.T

Relativisme adalah konsep bahwa suatu pandangan tidaklah memiliki kebenaran mutlak, namun bernilai relatif (nisbi) dan subyektif menurut perbedaan persepsi dan pertimbangan. Perbedaan manusia, budaya, etika, moral, agama, bukanlah perbedaan dalam hakikat, melainkan perbedaan karena faktor-faktor di luarnya. Yang baik dan yang jahat, yang benar dan yang salah tergantung pada masing-masing orang dan budaya masyarakatnya[1].

Read the rest of this entry

Homoseksual dan Maqoshid as Syari’ah

Menurut Ridho Triawan, pengurus LSM Arus Pelangi, sebuah yayasan yang menaungi lesbian, gay, waria dan transjender, setidaknya ada 5000 gay serta lesbian yang hidup di Jakarta.[1]

Read the rest of this entry

Catatan Atas Buku Membongkar Proyek Khilafah ala Hizbut Tahrir di Indonesia

Oleh: M. Taufik N. T      download versi pdf <<di sini>>

Disampaikan dalam bedah buku Membongkar Proyek Khilafah ala Hizbut Tahrir di Indonesia, Sabtu, 19 Mei 2012 di ruang PSB IAIN Antasari Banjarmasin.

Read the rest of this entry

Memahami Politik Ekonomi Daulah Khilafah

Oleh: M. Taufik N.T                    download pdf di sini

Islam membedakan antara pembahasan ekonomi dari segi bagaimana pengadaan (produksi) barang dan jasa dan upaya meningkatkannya, diistilahkan dengan ilmu ekonomi, dengan pembahasan ekonomi dari segi kepemilikan, pemanfaatan, pengembangan dan distribusi harta kekayaan kepada masyarakat, diistilahkan dengan sistem ekonomi.

Read the rest of this entry

Tidak Ada Paksaan Untuk (Memasuki) Agama (Islam)

Sebagian orang menganggap ayat ke 256  dalam surat al Baqarah ini menjadi dalil bahwa orang bebas berbuat maksiyat, jangan memaksa orang lain untuk berbuat ta’at (misalnya dengan membuat peraturan), dan bahwa syari’at Islam hanya untuk pemeluknya saja. tulisan ringkas ini memberikan penjelasan ketidaktepatan anggapan tsb.

Read the rest of this entry

Memutus Mata Rantai Neoimperialisme di Indonesia

Oleh : M. Taufik N.T (Insya Allah Disampaikan dalam Diskusi Publik: “Neoimperialisme Merampas Kemerdekaan Indonesia” di Aula Bapelkes Banjarbaru, pada Sabtu, 13 Agustus 2011)

Read the rest of this entry

Neo-Colonialism Mencengkeram NKRI

Oleh : M. Taufik N.T.

Pendahuluan

Kolonialisme adalah pengembangan kekuasaan sebuah negara atas wilayah dan manusia diluar batas negaranya, seringkali untuk mencari dominasi ekonomi dari sumber daya, tenaga kerja dan pasar wilayah tersebut. Neokolonialisme merupakan kelanjutan dari dominasi dan eksploitasi dari negara yang sama dengan cara yang berbeda (dan sering kali dengan tujuan yang sama) [1]. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III, disebutkan bahwa neokolonialisme adalah kolonialisme (penjajahan) cara baru (misalnya penjajahan ekonomi, kebudayaan): bantuan negara asing yang terlalu mengikat akan menimbulkan bentuk neokolonialisme[2].

Read the rest of this entry

Isra’ Mi’raj dan Perubahan Kepemimpinan Manusia

Oleh: M. Taufik N.T *)

Dalam peristiwa Isra’ Mi’raj ada isyarat akan berpindahnya kepemimpinan manusia dari bani Israil kepada Nabi Muhammad dan umatnya. Isyarat ini dijelaskan oleh Syeikh Shafiyyurrahmân al-Mubârakfûriy (w. 1427H), pemenang hadiah pertama pertandingan seerah (sejarah kehidupan Rasul), Rabitah Alam Islamy, Mekkah, dalam kitab sirohnya, Ar Rahîqum Makhtûm… dalam surat al Isra yang berisi 111 ayat, ternyata yang menceritakan peristiwa isra’ hanya satu ayat, yakni ayat pertama, setelah itu ayat berikutnya justru berbicara tentang kejahatan bani Israil dan informasi kehancuran mereka akibat kejahatan mereka.

Read the rest of this entry

Metode Islam dalam Menjamin Kesejahteraan

Oleh: M. Taufik N.T *)

Hidup sejahtera merupakan dambaan setiap umat manusia. Sebab, tujuan, hidup di dunia adalah mendapatkan kebahagiaan hidup. Lalu, dibuatlah paradigma dan ukuran kesejahteraan[1] berikut policy, taktik, dan cara untuk meraihnya.

Pandangan terhadap kesejahteraan termasuk cara untuk meraihnya sangat tergantung dari sudut pandang manusia terhadap kehidupan ini. Ide kapitalisme dan sosialisme –suatu ideologi yang bercorak materialistik—menempatkan capaian materi, sebagai unsur mendasar bagi kebahagiaan. Keduanya juga memformulasikan strategi untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Read the rest of this entry

Ketaqwaan dalam Mengelola Kepemilikan Umum

Oleh: M. Taufik N.T

Ketaqwa’an yang akan menjadi sebab dibukanya pintu berkah bukan hanya taqwa dalam masalah ritual individual saja, namun taqwa yang tercermin dengan sikap waspada dari melanggar aturan Allah dalam aspek apapun dan senantiasa tunduk kepada semua perintah Allah disertai keyakinan bahwa hanya aturan Allahlah yang layak untuk mengatur manusia…akibat tiada ketaqwaan dalam pengeloalaan SDA, rakyat tidak merasakan berkah SDA tsb, misalnya Kaltim, rakyat hanya menikmati 9,35% saja dari PDRB, selebihnya (90,65%) lari ke luar khususnya ke Jakarta dan ke luar negeri.

Read the rest of this entry

Islam Rahmat bagi Semesta Alam (Maqoshid as Syari’ah)

Oleh: M. Taufik N.T download pdfnya di :::sini:::

Allah berfirman dalam surah al-Anbiya’ ayat 107 :

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Dan tiadalah Kami mengutuskan engkau (wahai Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.

Read the rest of this entry

Penjelasan Bagi yang Salah Faham tentang Hizbut Tahrir

بيان لمن أخطأ عن حزب التحرير

(Penjelasan bagi yang salah faham terhadap Hizbut Tahrir)[1]

Oleh : Musthofa A. Murtadlo  — hasil scanannya disini

Pengantar

Ketika kita baca sekilas tulisan tentang Hizbut Tahrir di situs PP Nurul Huda pasti menarik. Mengapa? Karena topik yang dikaji adalah topik yang berkaitan dengan Islam dan kaum Muslimin. Kita, sebagai bagian dari kaum Muslimin, tentu harus menjadikan problem multi dimensional kaum Muslimin serta semua hal yang berkaitan dengan kaum Muslimin sebagai qadhiyyah kita. Kita tidak boleh memiliki karakter yang digambarkan oleh seorang penyair:

Read the rest of this entry