Category Archives: Ibadah

Jima’ di Siang Hari Bulan Ramadhan

Jima’ (bersetubuh) di siang hari dengan sengaja membatalkan puasa. Namun jika terpenuhi delapan syarat[1], disamping membatalkan puasa juga menjadikan suami wajib membayar kaffârat. Delapan syarat tersebut adalah:

Read the rest of this entry

Kriteria Mampu yang Wajib Berhaji

Haji dan umroh[1] adalah kewajiban (sekali dalam seumur hidup) bagi yang memenuhi syaratnya yakni 1) beragama Islam, 2) baligh , 3) berakal (tidak gila), 4) merdeka (bukan budak), dan 5) mampu.[2]

Jika kelima syaratnya terpenuhi pada diri seseorang, namun dia tidak berhaji, maka dia berdosa.

Read the rest of this entry

Lalai Yang Tercela

Abu ‘Ali Ad-Daqqâq (w. 405 H) berkata: “Suatu ketika aku datang mengunjungi orang saleh yang sedang sakit. Beliau termasuk salah seorang masyayikh besar. Ketika itu beliau dikelilingi oleh murid-muridnya, dan sedang menangis, beliau adalah seorang syaikh yang sudah lanjut usia. Aku bertanya kepadanya:

ايها الشيخ مم بكاؤك أعلى الدنيا ؟

“Wahai syaikh, apa yang membuat engkau menangis, apakah mengenai persoalan dunia?”

Dia menjawab :

كلا بل أبكى على فَوْت صلاتى

“Bukan, akan tetapi aku menangis karena ‘kehilangan’ shalatku.”

Aku kembali bertanya:

وكيف ذلك وقد كنتَ مصليا ؟

”Bagaimana hal itu bisa terjadi, padahal Engkau adalah orang yang rajin mendirikan shalat?”

Dia menjawab:

لانى قد بقيتْ يومى هذا وما سجدت الا فى غفلة، ولا رفعت رأسى الا فى غفلة، وما أنا أموت على الغفلة

”Karena sungguh (sekarang) inilah sisa hariku, sementara tidak lah aku bersujud kecuali dalam keadaan lalai (dari mengingat Allah), tidaklah aku mengangkat kepala kecuali dalam keadaan lalai, dan tidaklah aku (suka) mati dalam keadaan lalai. [Imam al Ghazali (w. 505 H), Mukâsyafatul Qulûb, hal 17[1]].

Read the rest of this entry

Bolehkah Menutup Jalan Umum Untuk Suatu Keperluan?

Semua orang punya hak untuk memanfaatkan jalan umum[1], baik dengan sekedar lewat, atau membuat jalan tembus ke situ atau jalan cabang,…dll.

Boleh juga seseorang memarkir kendaraan atau mobil, atau membuat stand untuk berjual beli di jalan umum, dengan dua syarat:

Read the rest of this entry

Hukum Shalat di Jalan Raya

Hukum shalat di jalan raya adalah makruh, ini adalah pendapat yang mu’tamad dalam madzhab Syafi’i. Sebagaimana dinyatakan dalam al Mu’tamad fil Fiqh as Syafi’i, jilid I hal 326:

Read the rest of this entry

Ujung Sajadah ada Najisnya

Sahkah sholat memakai sajadah yang ujung sajadah ada najisnya?

Jika bagian alas yang kena najis tidak mengenai anggota badan kita, maka tidak batal shalatnya, karena tidak bisa dikatakan “membawa” najis. Ini berbeda jika pakaian, dompet, atau handphone, jika ada najisnya dan dipakai/dibawa shalat, maka shalatnya tidak sah, begitu juga membawa botol yang berisi najis, walau dalam keadaan tertutup rapat, maka tidak sah sholatnya.

Read the rest of this entry

Do’a dan Perubahan

Ketika melihat kerusakan di masyarakat, sebagian kalangan memilih berdo’a sebagai upaya perbaikan. Mereka mau berdo’a untuk kebaikan umat, itu bagus, namun yang tidak tepat adalah ketika ‘meremehkan’ upaya kaum muslimin yang berupaya ber-amar makruf nahi munkar, menjelaskan penyimpangan yang terjadi sembari menjelaskan bagaimana seharusnya Islam mengatasinya, kadang upaya tersebut dipandang sinis, seolah-olah yang berupaya tersebut melalaikan berdo’a kepada Allah swt.

Read the rest of this entry

Balas Dendamnya Para ‘Ulama

Kita sering mendengar nasihat dari para ‘ulama agar kita menghindari membalas perlakuan yang tidak mengenakkan, menghiasi diri dengan sifat pemaaf dan meninggalkan upaya balas dendam. Namun kalau kita membaca biografi para ‘ulama, diantara mereka ada yang melakukan ‘balas dendam’, al Imam al Hasan al Bashri misalnya.

Read the rest of this entry

Sunnah–Sunnah (Wirid) Setelah Shalat

Disunnahkan[1] setelah shalat beberapa perkara berikut:

1. Istighfar, dzikir dan do’a. Hal ini berlaku bagi imam, makmum, munfarid[2], baik laki-laki maupun perempuan, muqim maupun musafir, karena setelah shalat adalah waktu yang mustajab untuk berdo’a, juga karena Rasulullah melakukan yang demikian itu[3]. Dari Abu Umamah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam ditanya;

يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ قَالَ جَوْفَ اللَّيْلِ الْآخِرِ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ

wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar? Beliau berkata: “Doa di tengah malam terakhir, serta pada dubur shalat-shalat wajib.[4] (HR. at Tirmidzi, dia katakan hasan).

dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata:

كُنْتُ أَعْرِفُ انْقِضَاءَ صَلَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالتَّكْبِيرِ

“Aku mengetahui selesainya shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dari suara takbir.” (Shahih Bukhari).

Read the rest of this entry

Batalkah Shalat Jika Tersenggol Anak yang Belum Dikhitan?

Memang tidak ada dalil langsung yang menyatakan batalnya shalat karena bersentuhan dengan anak lelaki yang belum berkhitan (besunat), hanya saja pembahasannya terletak pada apakah lelaki yang belum dikhitan itu mengandung najis pada ‘kepala burung’nya atau tidak.

Read the rest of this entry

Sunnah – Sunnah Shalat

Sunnah-sunnah shalat [1] adalah perbuatan dan ucapan yang dianjurkan syara’ , yang dilakukan/diucapkan Rasulullah dalam sebagian besar shalat beliau, namun jika tidak dikerjakan tidak membatalkan shalat. Banyaknya sunnah shalat menurut imam as Syairozi ada 35, imam an Nawawi menambah 10, dan ulama lainnya menyatakan lebih banyak lagi bahkan sampai 1000 sunnah.

Read the rest of this entry

Memotong Kuku dan Rambut Sebelum Qurban

Benarkah bagi orang yang ingin berqurban dia tidak boleh memotong kuku dan rambut sejak awal bulan dzulhijjah sampai penyembelihan hewan qurban?.

—-

Ada 3 pendapat berbeda dari para ‘ulama dalam hal memotong kuku dan rambut dalam 10 hari awal Dzulhijjah bagi yang mau berqurban, sebagaimana dijelaskan oleh Imam al Mawardi as Syafi’i dalam al Hâwi al Kabîr (15/74)[1] :

Read the rest of this entry

Syarat-Syarat dalam Membaca Al Fatihah Saat Shalat

Dalam madzhab Syafi’i, membaca al Fatihah hukumnya wajib, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah, shalat sendiri maupun berjamaah, baik imamnya membaca jahr (keras) atau siir (pelan).

Ada 12 Syarat yang harus diperhatikan dalam membaca Al Fatihah[1]:

Read the rest of this entry

Agar Rizki “Mengejar” Kita

Diantara dzikir yang berfaedah ‘dikejar-kejar’ rizki dunia dinyatakan oleh Imam Abu Laits (w. 373 H), dalam Tanbîhul Ghâfilîn, hal 546, bahwa ada seorang lelaki mengeluh kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ قَلَّتْ ذَاتُ يَدِي

“wahai Rasulullah, aku (selalu) bangkrut (jika berbisnis)”

Maka Rasulullah berkata:

Read the rest of this entry

Bolehkah Berqurban dengan Binatang yang Dikebiri?

Boleh berqurban dengan binatang ternak yang telah dikebiri. Syaikh Wahbah az Zuhaili dalam Al-Fiqh al-Islamy wa Adillatuh menyatakan:

Read the rest of this entry