Ikut Pendapat Imam Madzhab atau Ikut Hadits Shahih?

 

Saat pendapat Imam Madzhab bertentangan dengan hadits shahih?, manakah yang harus diamalkan?.

Mungkin bagi sebagian kalangan hal ini akan dijawab dengan sangat gampang, “ya pasti ikut hadist shahih lah, kan para imam madzhab sendiri menyuruh begitu, Imam as Syafi’i misalnya menyatakan:

إذا وجدتم في كتابي خلاف سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم فقولوا بسنة رسول الله صلى الله عليه وسلم ودعوا ماقلت

Jika kalian menemukan dalam kitabku sesuatu yang menyelisihi sunnah Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, maka katakanlah (beramalah) dengan sunnah Rasulullah tersebut dan tinggalkanlah apa yang telah kukatakan.”[1]

Read the rest of this entry

Benarkah Hanya Boleh Berguru ke Satu Orang Saja?

Saya pernah mendengar dalam pengajian bahwa berguru hanya boleh ke satu orang saja. benarkah?

***

Saya juga pernah mendengar pengajian seorang tuan guru di Martapura (lewat TV kabel di rumah kami, kebetulan rumah kami dulunya dekat dg beliau), kalau difahami dari kalimat beliau dan disimpulkan tekstual memang sepertinya memang tidak boleh, jangankan berguru, sekedar mendengar pengajian orang lain, lalu dalam hati mengatakan “apa yang disampaikan orang lain tersebut bagus” itupun sudah dianggap tidak punya adab terhadap guru kita.

Read the rest of this entry

Syarat-Syarat dalam Membaca Al Fatihah Saat Shalat

Dalam madzhab Syafi’i, membaca al Fatihah hukumnya wajib, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah, shalat sendiri maupun berjamaah, baik imamnya membaca jahr (keras) atau siir (pelan).

Ada 12 Syarat yang harus diperhatikan dalam membaca Al Fatihah[1]:

Read the rest of this entry

Agar Rizki “Mengejar” Kita

Diantara dzikir yang berfaedah ‘dikejar-kejar’ rizki dunia dinyatakan oleh Imam Abu Laits (w. 373 H), dalam Tanbîhul Ghâfilîn, hal 546, bahwa ada seorang lelaki mengeluh kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ قَلَّتْ ذَاتُ يَدِي

“wahai Rasulullah, aku (selalu) bangkrut (jika berbisnis)”

Maka Rasulullah berkata:

Read the rest of this entry

Mengobati ‘Derita Cinta’ yang Tak Kunjung Berakhir

Cinta kepada lawan jenis tidak selalu dihiasi ‘bunga-bunga merah jambu’, tidak sedikit yang justru berhias air mata duka. Cinta yang ‘bertepuk sebelah tangan’, cinta yang tumbuh subur kembali padahal sudah terlanjur talak tiga, cinta yang terpisahkan maut, terhalangi keluarga, terbentengi status sosial dan sebagainya, semua itu bisa membuat siapa saja ikut bersedih bahkan tak jarang ikut menitikkan air mata walaupun tidak ikut mengalaminya.

Read the rest of this entry

Bolehkah Berqurban dengan Binatang yang Dikebiri?

Boleh berqurban dengan binatang ternak yang telah dikebiri. Syaikh Wahbah az Zuhaili dalam Al-Fiqh al-Islamy wa Adillatuh menyatakan:

Read the rest of this entry

Bolehkah Mengebiri Hewan?

Ulama-Ulama madzhab Syafi’i[1] membolehkan mengebiri hewan[2] yang halal dimakan saat hewan tersebut masih kecil, dan mengharamkannya saat hewan tersebut sudah besar, dan mensyaratkan agar pengebirian yang dilakukan tidak membinasakan hewan tersebut.

Read the rest of this entry

Hukum Arisan

Arisan (al jam’iyyah/al jumu’ah)[1] sebenarnya masuk dalam kategori al qordh[2] (hutang-piutang) yang hukum asalnya boleh. Disebut jam’iyyah karena mereka seperti organisasi/kumpulan, disebut al jumu’ah karena dulu biasanya para wanita melakukan ‘arisan’ ini tiap hari Jum’at.

Read the rest of this entry

Bolehkah Menggugurkan Kandungan 2 Bulan dengan Alasan Ekonomi?

…ana punya anak 3, … slm menempuh perkawinan kurang lebih 10 tahun ana memgalami pasang surut ekonomi. yg paling terasa 2 tahun ini…dg anak 3 ini jujur ana merasa sangat berat ust. (yaa Allah lindungi ulun dari kekufuran nikmat). makanya ana bersefakat dg istri bila berhubungan maka akan melakukan ‘azel (kb tanpa obat). namun Allah berkehendak lain, rencana ana untuk tdk mempunyai anak lagi sementara waktu ternyata dikasih (hamil).

ana bersama istri baru dtg dr bidan, dr keterangan beliau umur kandungan ga nyampe 2 bln. yg menjadi pertanyaan :

1. umur brp janin ditiupkan ruhnya?

2. bolehkah ana menyuruh istri menggugurkan kandungan dg pertimbangan ekonomi?.

3. tolong penjelasan bagaimana stts hukkumnya [0853**94****]

 

Read the rest of this entry

Muslim Menikahi Wanita Kristen/Yahudi, Bolehkah?

 

Mayoritas ‘ulama (mazhab Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad), telah sepakat tentang bolehnya seorang laki-laki muslim menikahi wanita Ahli Kitab[1], yaitu wanita beragama Yahudi dan Nashrani (Kristen), sesuai firman Allah SWT :

Read the rest of this entry

Mustahil Kesulitan Bisa Mengalahkan Kemudahan

“Seandainya kesulitan datang, lalu masuk ke dalam batu ini, niscaya kemudahan akan datang dan masuk ke dalamnya, lalu (kemudahan) akan mengeluarkannya”.

Membuat dan menetapkan aturan dengan berlepas dari hukum Allah, walau mungkin terlihat memudahkan banyak orang, namun pada hakikatnya telah menyusahkan kehidupan orang banyak

Read the rest of this entry

Tiga Shalat yang Wajib Diqodho’ Oleh Wanita Haid

Saat haid berlangsung seorang wanita haram mengerjakan shalat dan puasa, mereka wajib mengqodho puasa, namun tidak wajib mengqodho’ shalat, kecuali dalam 3 waktu, yakni 1) saat datangnya haidh, 2) saat berhentinya haidh dan 3) saat sebelum berhentinya haidh (menurut Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad).

Read the rest of this entry

Imam Super Cepat, Makmum Tidak Sempat Baca al Fatihah, Bagaimana Solusinya?

Jika bacaan imamnya benar-benar cepat, dan makmum yang bacaannya sedang tidak cukup waktu untuk menyempurnakan Fatihah sebelum imam ruku’, maka makmum wajib membaca al fatihah secukupnya, lalu memotong bacaan fatihahnya lalu mengikuti imam ruku’, dan bacaan al fatihahnya ditanggung oleh imam, hal ini berlaku untuk semua rakaat (dia dihukumi masbuq di semua rakaat).

Jika makmum (yang bacaannya lambat) menjumpai waktu yang cukup untuk membaca al fatihah (sesuai bacaan orang yang sedang membacanya) sebelum imam ruku’, maka ia wajib menyempurnakan bacaan al fatihahnya, dan dima’afkan dia ketinggalan 3 rukun dari imam.

Read the rest of this entry

Shalat Tarawih @ Dua Rakaat, Duduk Tasyahhudnya Iftirosy atau Tawarruk?

Ada ikhtilaf dikalangan para ‘ulama tentang mana yang lebih utama, apakah duduk iftirosy atau tawarruk.

1. Madzhab Syafi’i: sunnah duduk iftirosy pada tasyahhud awwal dan duduk tawarruk pada tasyahhud kedua, untuk sholat dua rakaat, sunnah duduk tawarruk saat tasyahhud.

2. Imam Malik berpendapat, tasyahhud awwal dan tasyahhud kedua, dua-duanya duduk tawarruk.

Read the rest of this entry

Sahkah Shalat Tarawih @ 4 Rakaat Sekali Salam?

Jumhur ‘Ulama (Malikiyah, Hanafiyyah, dan Hanabilah) membolehkan sholat tarawih dengan 4 rakaat sekali salam, hanya saja yang lebih afdhol menurut mereka adalah dikerjakan dua rakaat sekali salam.

Read the rest of this entry

  • Seputar Khilafah

  • Seputar Akhlaq

  • menu

    Afkar Akhlaq Analisis Real I Analisis Real II Aqidah Berita Cerita Dewasa Dakwah Do'a Ekonomi Fiqh Ibadah Ikhtilaf Khutbah Jum'at Komputer & Pemrg Kritik Pemikiran Makalah Matematika MTs Motivasi Mutiara Hadits Pendidikan Perang/Jihad Pergaulan Politik Rumah Tangga Sekilas Buku Soal Jawab Syari'ah Tafsir Tarikh
  • Ikuti

    Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

    Bergabunglah dengan 546 pengikut lainnya