Category Archives: Pergaulan

Rasulullah Melarang ‘Ali Berpoligami?

Kisah tersebut memang shahih, diriwayatkan oleh Imam al Bukhary dan Muslim. Dari Miswar bin Makhramah, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wasallam berkhutbah di atas mimbar:

Read the rest of this entry

Iklan

Hukum Nikah dengan Syarat Tidak Dipoligami

Sahkah pernikahan jika istri mensyaratkan nanti tidak dipoligami (dimadu)? Jika itu sah, lalu suami ternyata berpoligami, bagaimana hukumnya?

***

Dalam pandangan madzhab Syafi’i, akad nikah tersebut sah, namun syarat tersebut rusak, dan merusak mahar yang disebutkan, sehingga mahar wanita tersebut menjadi mahar mitsli (mahar yang sepadan dengan umumnya wanita pada ‘kelas’nya).

Read the rest of this entry

Condong Kepada Orang Zalim

Suatu ketika Abu Bakar melihat Rasulullah makin beruban, maka beliau berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ، قَدْ شِبْتَ

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau telah beruban.” Maka Rasulullah Saw. menjawab:

شَيَّبَتْنِي هُودٌ، وَالْوَاقِعَةُ، وَالْمُرْسَلَاتُ، وَعَمَّ يَتَسَاءَلُونَ، وَإِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ

Aku dibuat beruban oleh surat Hud, al Waqi’ah, al Mursalat, ‘amma yatasâ-alûn (an-Naba), dan idzas syamsu kuwwirot (at-Takwîr). (HR. At Tirmidzi[1])

Read the rest of this entry

Nikah Muhallil (Menikahi Istri yg Ditalak 3 Lalu Diceraikan Agar Kembali Ke Suami Sebelumnya)

Bagaimana hukumnya menikah dengan niat untuk membantu pasangan suami istri yang talaq tiga, setelah itu dicerai dan dikembalikan lagi ke suami yang pertama?

Read the rest of this entry

Bagaimana Tata Cara Ruju’ (Istri Masih Dalam Masa Iddah)?

Rujuk menurut bahasa artinya kembali (mengembalikan). Sedangkan dalam istilah fikih pernikahan artinya ruju’ adalah kembalinya seorang suami kepada istrinya yang di talak raj’i, tanpa melalui perkawinan yang baru dalam masa ‘iddah.

Read the rest of this entry

Hukum Masuk Rumah Orang Lain Tanpa Izin dan Penggeledahan

Bagaimana hukum masuk rumah orang lain tanpa izin, dan hukum menggeledah rumah tanpa izin pemiliknya?

Read the rest of this entry

Kesaksian Wanita dalam Perkara yang Tidak Disaksikan Kecuali oleh Wanita

Knp dlm komunitas pr syara mencukupkan hanya 1 org saksi pr, sdgkn dlm komunitas pria/umum mengharuskan 2 org saksi lk.

Read the rest of this entry

Makna “Menyusu dari Susu Lelaki yg Sama” (min labani rajulin waahid)

Maaf mau bertanya. Di kitab Nidzom ijtima’ ada istilah Laban rojul. Apakah maksudnya? Mhn penjelasan.. Jzkumullah

Read the rest of this entry

Salahkah Menyatakan Jima’ di Malam Jum’at Sebagai “Sunnah Rasul”?

– Assalamu ‘alaikum. Ustadz, saya sering mendengar dari kebanyakan orang yang mengatakan bahwa hubungan intim pada malam Jumat adalah sunah Nabi. Bahkan ada yang menghubungkan dengan keutamaan seperti membunuh kaum Yahudi. Apakah benar adanya?

– Kalau itu benar adanya, apakah aktivitas tsb di malam Jum’at atau pagi jum’at?

Read the rest of this entry

Konsep Islam Dalam Menangani Narkoba

Oleh: M. Taufik N.T

Peredaran narkoba di dunia sudah sangat memprihatinkan, termasuk di Indonesia. Jumlah korban meninggal dunia akibat mengonsumsi narkotika dan obat berbahaya (narkoba) di Indonesia meningkat dari 40 orang menjadi 50 orang per hari. (mediaindonesia.com, 7/6/2012)

Read the rest of this entry

Konsep Islam dalam Pemberantasan Pornografi

Dari Usamah bin Zaid ra, dari Nabi SAW, beliau bersabda:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنْ النِّسَاءِ

“Tidaklah aku meninggalkan suatu fitnah setelahku yang lebih dahsyat bagi kaum laki-laki melebihi fitnah wanita” (HR. Bukhory dan Muslim).

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at – Syariah Membabat Pornografi Dan Seks Bebas

 

Oleh : Ust. Agus Muslim      Download versi word disini

Read the rest of this entry

Jangan Kau Bakar Diriku dengan …

Suatu hari seorang tabi’in bernama ‘Atha’ bin Yasar berangkat dari Madinah bersama saudaranya, Sulaiman bin Yasar, dan beberapa sahabat mereka. Kemudian mereka singgah di Abwa’ dan membuat kemah. Di daerah itu ada seorang wanita badui yang cantik jelita yang ingin menimbulkan fitnah pada ‘Atha’ bin Yasar. Maka masuklah wanita itu ke dalam tenda di saat ‘Atha’ tinggal sendirian. Ketika itu beliau sedang shalat, maka beliau pun mempercepatnya karena mengira wanita itu sedang dalam keperluan.

Read the rest of this entry

Menjauhi Zina

وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” ( QS. Al Isra’: 32 ).

Ayat ini mengharamkan mendekati zina, larangan untuk melakukan zina jelas lebih keras lagi. Zina disebut sebagai “fâhisyah” yakni perbuatan keji atau kotor yang sudah mencapai tingkat yang tinggi dan diakui kekejiannya oleh setiap orang yang berakal, bahkan oleh sebagian banyak binatang, sebagaimana riwayat ‘Amru bin Maimun r. a ia berkata:

رَأَيْتُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ قِرْدَةً اجْتَمَعَ عَلَيْهَا قِرَدَةٌ قَدْ زَنَتْ فَرَجَمُوهَا فَرَجَمْتُهَا مَعَهُمْ

"Aku pernah melihat di zaman jahiliyyah seekor monyet sedang dikerumuni oleh monyet-monyet lainnya. Monyet itu telah berzina lalu monyet-monyet lain merajamnya (melempari dengan batu) dan aku ikut merajamnya bersama mereka". [HR. Bukhari, No. 3560].

Read the rest of this entry

Peningkatan Jumlah Pelacur dan Hak Asasi Berzina

image

Komisi Perlindungan Anak (KPA) yang dilakukan terhadap 4.500 remaja di 12 kota besar seluruh Indonesia mengatakan sebanyak 97 persen remaja pernah menonton atau mengakses pornografi, 93 persen remaja pernah berciuman, 62,7 persen pernah berhubungan badan, dan 21 persen remaja telah melakukan oborsi. (waspadaonline, diakses 18 Juni 2010).

Jumlah pelacuran juga cenderung meningkat, seperti yang terjadi di Cirebon (baca ini atau ini). Mengapa jumlah pelacuran terus mengalami peningkatan? Minimal ada lima penyebabnya.

Read the rest of this entry