Arsip Blog

Terlilit Hutang atau Terjajah?

Imam Abu Dawud[1] meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah shallAllahu wa’alaihi wa sallam masuk masjid dan mendapati seorang sahabat dari anshar yang dipanggil Abu Umamah, beliau bertanya:

يَا أُمَامَةَ، مَا لِي أَرَاكَ جَالِسًا فِي الْمَسْجِدِ فِي غَيْرِ وَقْتِ الصَّلَاةِ؟

“Wahai (Abu) Umamah, ada apa hingga aku lihat engkau duduk di masjid bukan pada waktu shalat?”.

Abu Umamah menjawab;

هُمُومٌ لَزِمَتْنِي، وَدُيُونٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ

kegundahan dan hutang yang selalu menyelimutiku wahai Rasulullah!

Read the rest of this entry

Iklan

Kekhilafahan Hanya 30 Tahun ?

Sebagian kelompok cendekiawan menggunakan beberapa hadits sebagai dalil bahwa keberadaan daulah Khilafah tidak berlangsung lama, yaitu hanya berlangsung sampai pada masa Khalifah ar-Rasyidun saja. Menurut mereka, setelah 30 tahun, kekhilafahan berubah menjadi sistem kerajaan-kekaisaran. Oleh sebab itu tidak ada gunanya memperjuangkan tegaknya khilafah, bahkan upaya tersebut mereka anggap hal yang bertentangan dengan hadits-hadits ini. Benarkah hadits-hadits tersebut bermakna demikian? Tulisan ini berupaya mengupas hadits-hadits tersebut, membandingkan dengan hadits-hadits lain dan merujuk pendapat para pakar hadits yang sudah mu’tabar. Sebelumnya saya kutip (copy paste arabnya) dari maktabah syamilah v. 3.24, penjelasan haditsnya juga saya telusuri dan ambil dari maktabah syamilah.

Hadits 1. HR. Ibnu Hibban dari Safînah, dan Ibnu Hibban mensahihkannya:

الخلافة ثلاثون سنة وسائرهم ملوك والخلفاء والملوك اثنا عشر

Kekhilafahan itu (akan berlangsung selama) 30 tahun, (setelah itu) semuanya adalah para raja, dan (banyaknya) para khalifah dan para raja adalah 12 orang”

Read the rest of this entry