Shalat Sambil Membaca Al Qur’an di HP

Menurut Syafi’iyyah dan Hanabilah hukumnya boleh dalam shalat membaca al Qur’an lewat mushaf[1] walaupun kadang-kadang dia membalik halaman, karena membalik halaman adalah gerakan sedikit yang tidak membatalkan shalat. (lihat Al Mausû’ah al Fiqhiyyah al Kuwaitiyyah, 33/57).[2] Dan walaupun HP bukan mushaf, namun kedudukannya sama saja jika yang dibuka adalah aplikasi Al Quran, lain ceritanya jika yang dibuka adalah youtube.

Diantara alasan mengapa tidak batal adalah riwayat:

وَكَانَتْ عَائِشَةُ: «يَؤُمُّهَا عَبْدُهَا ذَكْوَانُ مِنَ المُصْحَفِ»

“Bahwa Aisyah r.a: Budaknya, yakni Dzakwan, mengimaminya dengan (membaca) mushaf.” (Shahih al Bukhari, 1/140)

Tidak ada bedanya dalam hal ini, baik yang membaca tersebut sudah hafal atau tidak. Imam an Nawawi menyatakan:

لَوْ قَرَأَ القُرْآنَ مِنَ الْمُصْحَفِ لَمْ تَبْطُلْ صَلَاتُهُ سَوَاءٌ كَانَ يَحْفَظُهُ أَمْ لَا بَلْ يَجِبُ عَلَيْهِ ذَلِكَ إِذَا لَمْ يَحْفَظْ الفَاتِحَةَ كَمَا سَبَقَ. وَلَوْ قَلَّبَ أَوَرَاقَهُ أَحْيَاناً فِي صَلَاتِهِ لَمْ تَبْطُلْ

“Seandainya ia (yakni orang yang shalat) membaca Al-Qur`an melalui mushaf, shalatnya tidak batal, baik ia hafal atau tidak. Bahkan wajib atasnya membaca lewat mushaf jika tidak hafal surah Al-Fatihah sebagaimana yang telah dijelaskan. Seandainya ia sesekali membuka beberapa halaman mushaf dalam shalatnya, tidak batal. (Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, 4/95. Maktabah Syamilah).

Hanya saja, mana yang lebih memungkinkan untuk mendatangkan kekhusyu’an, itulah yang lebih afdhol. Dan kalau mau membaca al Qur’an lewat HP, jangan lupa diubah ke mode pesawat terbang, agar tidak ada sms, atau panggilan atau pesan apapun ketika sedang sholat, kan aneh kalau pas lagi membaca al Qur’an di HP lalu ada panggilan masuk, dan tanpa sadar langsung betelponan. Allahu A’lam. [MTaufikNT]

Baca Juga:


[1] Sementara Malikiyyah memandangnya makruh, dan Imam Abu Hanifah memandangnya membatalkan shalat karena dengan membawanya dan membolak-balik akan menyebabkan banyak bergerak, namun kalau tidak dibawa, hanya membaca saja tidaklah batal, sementara murid beliau, Abu Yusuf dan Muhammad, memandangnya makruh karena menyerupai ahli kitab.

[2] ذَهَبَ الشَّافِعِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ إِلَى جَوَازِ الْقِرَاءَةِ مِنَ الْمُصْحَفِ فِي الصَّلاَةِ، قَال أَحْمَدُ: لاَ بَأْسَ أَنْ يُصَلِّيَ بِالنَّاسِ الْقِيَامَ وَهُوَ يَنْظُرُ فِي الْمُصْحَفِ، قِيل لَهُ: الْفَرِيضَةُ؟ قَال: لَمْ أَسْمَعْ فِيهَا شَيْئًا.

وَسُئِل الزُّهْرِيُّ عَنْ رَجُلٍ يَقْرَأُ فِي رَمَضَانَ فِي الْمُصْحَفِ، فَقَال: كَانَ خِيَارُنَا يَقْرَءُونَ فِي الْمَصَاحِفِ.

وَفِي شَرْحِ رَوْضِ الطَّالِبِ لِلشَّيْخِ زَكَرِيَّا الأَْنْصَارِيِّ: قَرَأَ فِي مُصْحَفٍ وَلَوْ قَلَّبَ أَوْرَاقَهُ أَحْيَانًا لَمْ تَبْطُل – أَيِ الصَّلاَةُ – لأَِنَّ ذَلِكَ يَسِيرٌ

Posted on 17 Mei 2018, in Ibadah and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s