Shalat dengan Mata Terpejam

Diantara sunnah shalat, menurut madzhab Syafi’i dan Hanafi, adalah pandangan mata mengarah ke tempat sujud. Sebagaimana hadits

كان صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا صلى طأطأ رأسه، ورمى ببصره نحو الأرض

Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila shalat, maka beliau menundukkan kepalanya dan mengarahkan pandangannya kearah tanah.” (HR. al-Hakim)

Adapun memejamkan mata ketika shalat, ada riwayat bahwa Nabi melarangnya:

إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ فِي الصَّلاَةِ فَلاَ يُغْمِضُ عَيْنَيْهِ

“Bila salah seorang diantara kalian berdiri menjalankan shalat, maka janganlah memejamkan kedua matanya” (HR. at-Thabrany dalam Mu’jam al-Kabîr 9/34, juga al Haitsami dalam Majma’uz Zawâid,2/83, dan beliau mengatakan: di dalam nya ada Laits bin Abi Salim, dan dia adalah mudallis).

Hanya saja, larangan dalam riwayat tersebut bukan menunjukkan haram, juga bukan menjadikan shalat tidak sah. Mayoritas ulama ahli fiqh (Hanafiyyah, Malikiyyah, Hanabilah dan sebagian Syafi’iiyyah) menilai bahwa hukum memejamkan mata saat shalat adalah makruh.

Dan kemakruhan tersebut hilang jika:

  • Dengan terpejam bisa lebih khusyu’ dan tidak khawatir tertidur.
  • Jika matanya terbuka bakalan terihat hal yang diharamkan, atau mengganggu konsentrasi.

Imam An Nawawi bahkan memilih pendapat bahwa memejamkan mata saat shalat sama sekali tidak makruh, kecuali jika membahayakan.

وَاخْتَارَ النَّوَوِيُّ : أَنَّهُ لاَ يُكْرَهُ – أَيْ تَغْمِيضُ الْعَيْنَيْنِ – إِنْ لَمْ يَخَفْ مِنْهُ ضَرَرًا عَلَى نَفْسِهِ ، أَوْ غَيْرِهِ فَإِنْ خَافَ مِنْهُ ضَرَرًا كُرِهَ

Imam an-Nawawi memilih pendapat: “bahwasanya tidaklah makruh – yakni memejamkan mata – bila tidak dikhawatirkan mengakibatkan dharar (bahaya) pada dirinya atau orang lainnya, bila dikhawatirkan dharar maka makruh.” (Al-Mausû’ah al-Fiqhiyyah al Kuwaitiyyah, 27/105). Allahu A’lam. [MTaufikNT]

Baca Juga:

Posted on 17 Mei 2018, in Ibadah and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s