Pandangan Al-Muhaddits Dr. Mahmud Sa’id Mamduh Tentang Al-Syaikh Taqiyuddin Al-Nabhani dan Hizbut Tahrir

Sebagian orang, karena merasa ber’ilmu, lalu memandang rendah Syaikh Taqiyuddin an Nabhani dan Hizbut Tahrir, padahal kalau mau berkaca sedikit saja, dan melihat bahwa Syaikh Taqiyuddin an Nabhani adl juga lulusan al Azhar setingkat Doktor dalam masalah Qadha (peradilan), tentu tidak akan gegabah melecehkan beliau dan apa yg beliau dakwahkan…. namun ya begitulah, kadang mata bisa mengingkari terangnya matahari, bukan krn mataharinya yg tidak bersinar atau tertutup awan, namun karena matanya yang sakit.

*****

Pandangan Al-Muhaddits Dr. Mahmud Sa’id Mamduh Tentang Al-Syaikh Taqiyuddin Al-Nabhani dan Hizbut Tahrir

“Sebagian orang mencoba untuk mengkritik Yang Mulia ‘Allamah An-Nabhani dan Hizbut Tahrir al-Islamiy, namun dengan pemikiran yang dangkal, tidak menjangkau pemikiran cemerlang yang dimiliki asy-Syaikh An-Nabhani. Meski demikian, saya katakan tentang Asy-Syaikh An-Nabhani rahimahullahu Ta’ala: “Beliau adalah manusia yang bisa benar dan salah. Dalam hal yang beliau salah, maka kesalahan itu tenggelam dalam lautan kebaikan beliau. Dan beliau lebih baik dari orang yang membatasi diri dalam bidang pengajaran, penulisan, atau gabungan keduanya saja. Karena beliau menyeru kepada totalitas. Tidak membatasi diri pada wilayah parsial. Meski demikian, seperti kata ungkapan: “Setiap orang dimudahkan untuk mendapat apa yang telah diciptakan baginya”. Beliau benar-benar memiliki pola pikir (‘aqliyyah) yang kokoh, firasat yang kuat, sehingga beliau dapat melihat petunjuk-petunjuk dengan jelas, memiliki tujuan-tujuan yang terukur, mengungguli orang-orang di masanya. Beliau benar-benar seorang ‘alim, negarawan, maka mereka (para pengkritik) belumlah sampai pada kapasitas beliau tersebut.”

Sumber: ‘Allamah Al-Muhaddits Asy-Syaikh Mahmud Sa’id Mamduh, Tasynîful Asmâ’ bi Syuyûkhil Ijâzati was Samâ’ au imtâ’u Ulin Nazhar biba’dhi A’yânil Qarnir Râbi’ ‘Asyar wa fîhi Jullu Masyâyikhi Musnidil ‘Ashr al-‘Allâmah Muhammad Yaasin al-Fâdâni al-Makkiy, jilid 2, hlm 761

Download kitabnya:
https://archive.org/details/tashnef_alasma3_2

(Copas dari fb Ust. Azizi Fathoni)

Baca Juga:

Posted on 17 Desember 2017, in Afkar, Dakwah, Kritik Pemikiran. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s