Hukum Shalat di Jalan Raya

Hukum shalat di jalan raya adalah makruh, ini adalah pendapat yang mu’tamad dalam madzhab Syafi’i. Sebagaimana dinyatakan dalam al Mu’tamad fil Fiqh as Syafi’i, jilid I hal 326:

clip_image002

Dimakruhkan shalat disebagian tempat, karena diduga adanya najis pada sebagiannya, atau akan mengganggu orang yang sholat karena lalu lalangnya manusia, atau karena tempat tsb adalah sumber keburukan dan kerusakan ….

Tempat-tempat ini adalah: pasar, rihâb di luar masjid, pemandian (hammâm), di jalan (yang dilalui) manusia, tempat pembuangan kotoran (mazbalah), tempat penyembelihan binatang (majzaroh),….

Ini pula pendapat kalangan Hanafiyyah[1]. Allâhu A’lam. [M.Taufik NT]

Baca Juga:


[1] Mausu’ah al Fiqhiyyah al Kuwaytiyyah. Dalilnya adalah:

رَوَى ابْنُ عُمَرَ – رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمَا -: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: نَهَى أَنْ يُصَلَّى فِي سَبْعَةِ مَوَاطِنَ: فِي الْمَزْبَلَةِ وَالْمَجْزَرَةِ وَالْمَقْبَرَةِ وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ وَفِي الْحَمَّامِ وَفِي مَعَاطِنِ الإِْبِل وَفَوْقَ ظَهْرِ بَيْتِ اللَّهِ – أخرجه الترمذي (2 / 178 – ط. الحلبي) . وقال: ” إسناده ليس بذاك القوي “.

Posted on 28 November 2016, in Ibadah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s