NKRI Sudah Final Karena Sudah Di-Istikhoroh-i?

x : sistem negara ini sudah final, tidak berubah, harga mati, karena sudah pernah di-istikhoroh-i oleh kyai ***, kwalat kalau mau mengubahnya.

y : bukannya dulu saat di istikhoro-i oleh kyai *** sistemnya  bukan sistem yang sekarang, dulu RIS, terus diubah jadi sistem parlementer, PKI dulu juga dilegalkan…. siapa sebenarnya yang kwalat?

x : ?*+;’?

y : Istikhoroh itu bukan berarti kalau sudah dilakukan hasilnya lalu harom untuk berubah ke arah yg dianggap lebih baik, jangankan istikhoroh, sumpah pun boleh ditebus (dengan membayar kaffarat) jika ketemu perkara yg lebih baik…si A istikhoroh, lalu mantap menikahi si B, tidak bisa dikatakan kalau A harom bercerai dg B karena dulu sudah istikhoroh….

x : ya, tapi kan setelah istikhoroh, hasilnya itu jadi ketetapan Allah, dijamin kebenarannya…

y: Kata siapa?, lihat saja Prof. Dr. MDI, sebelum memutuskan bergabung dengan Dimas kanjeng “sang pengganda/pengada uang” juga sudah istikhoroh, bukan hanya 3 hari, tapi setahun,… dan lihat apa yg terjadi…

(saya ketik via hp, menjelang tidur, paginya baru dirapikan di kantor)

Baca Juga:

Posted on 13 Oktober 2016, in Kritik Pemikiran, Politik. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s