Mengkristal (Tabalwar), Apa Maksudnya?

Pada beberapa kitab mutabannat, seperti kitab Takattul al Hizbiy, Mafâhim, juga Afkâr Siyasiyyah, berulangkali disebutkan tabalwar, yatabalwar, balwaroh,…apa maksudnya?

***

Dalam Qamus al ‘Uqob (kamus yang menjelaskan berbagai istilah dalam kitab mutanabbat) disebutkan

البلورة هي الانتقال من حالة الـمُيُوعَة او السُيُولَة الى الحالة الصُلبة. كتبلور الملح من الماء. والمقصود من عدم البلورة أنها كانت عبارة عن مشاعر وعواطف عند حمَلتها، فلم تتجسد فيهم، بل لم يستطيعوا تحديد معالمها لو أرادوا شرحها للناس.

Al balwaroh (mengkristal[1]) adalah perubahan dari kondisi cair atau mengalir menjadi padat, sebagaimana mengkristalnya garam dari air. Maksud dari “tidak adanya balwaroh[2]” adalah ungkapan tentang perasaan dan emosi pada diri orang yang mengemban (suatu pemikiran) yang tidak menjasad (menyatu) dalam diri mereka, bahkan mereka tidak mampu membatasi karakteristik (pemikirannya) ketika mau menjelaskannya kepada manusia.

***

Ibarat air, apalagi gas, jika tidak mengkristal, dia tidak bisa mendefinisikan bentuknya; berada di mangkuk jadilah bentuknya seperti mangkuk, berada di gelas jadi seperti gelas, berada di botol jadilah seperti botol.

Begitu juga terkait dengan pemikiran, termasuk thariqoh (metode) dakwah, jika tidak mengkristal pemikiran tersebut dalam diri seseorang, maka dia akan ‘kebingungan’ dengan apa yang diembannya dan bisa jadi tidak tahu arah kemana perubahan akan diarahkan.

Dia tidak akan bisa membedakan mana itu demokrasi, mana itu Islam, bahkan bisa jadi menyatakan Islam itu ya bentuknya demokrasi,…sebagaimana ketika melihat air dalam gelas, air itu ya bentuknya seperti gelas… ini bisa terjadi jika tidak mengkristal pemahamannya terhadap politik Islam, atau bisa jadi dia faham politik Islam namun tidak mengkristal pemahamannya tentang demokrasi, hingga tidak tahu apa batasan dari demokrasi itu sendiri…atau mungkin juga dia ingin membuat istilah baru dari istilah lama yang sudah dikenal masyarakat. Allâhu A’lam. [M.Taufik NT]


Baca Juga:

 

[1] Dalam fisika, mengkristal itu perubahan dari gas menjadi benda padat, kalau dari cair ke padat itu disebut membeku, hanya saja dalam konteks pemikiran kalau disebut membeku itu konotasinya negatif, lagipula membeku itu bahasa arabnya tajammad (تجمّد)

[2] Sering diterjemahkan dengan “ketidakjelasan”

Posted on 11 September 2016, in Politik and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s