Hukum Pemberian dari Harta Haram

… apa hukumnya kita memakan makanan yang diberi oleh keluarga sementara kita tahu keluarga kita itu istrinya bekerja di bank riba dan suaminya pns. Sedangkan uang belanja dan makan menjadi tanggung jawab sang istri yang pegawai bank riba …?

==

Bekerja sebagai PNS hukumnya bergantung kepada jenis pekerjaannya, kalau jenisnya halal maka halal, sebaliknya kalau jenis pekerjaannya haram, maka hukumnya juga haram.

Begitu juga bekerja di bank ribawi tsb, hukumnya haram jika pekerjaannya tercakup dalam hadits berikut:

لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّباَ وَمُوْكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ، وَقَالَ: هُمْ سَوَاءٌ

“Rasulullah saw melaknat orang memakan riba, yang memberi makan riba, penulisnya, dan dua orang saksinya. Belia bersabda; Mereka semua sama”. (HR Muslim).

Adapun jika kerjanya sebagai cleaning service, satpam, atau tidak terkait dg 3 jenis yang disebutkan dlm hadits tsb, para ‘ulama beda pendapat apakah boleh atau tidak, namun dalam pandangan kami tidak mengapa.

Dari sisi hukum fiqh, menurut Ibnu Mas’ud r.a, makanan pemberian tersebut hukumnya halal, asalkan dzat makanan tsb juga halal, karena dia memperolehnya dari jalan yang halal yakni hibah/pemberian, yang berdosa adalah yg mendapatkannya dengan jalan riba.

عن ذر بن عبد الله عن ابن مسعود قال : جاء إليه رجل فقال : إن لي جارا يأكل الربا ، وإنه لا يزال يدعوني ، فقال : مهنأه لك ، وإثمه عليه

Dari Dzar bin Abdullah, dia berkata, “Ada seseorang yang menemui Ibnu Mas’ud lalu orang tersebut mengatakan, ‘Sesungguhnya, aku memiliki tetangga yang membungakan utang, namun dia sering mengundangku untuk makan di rumahnya.’ Ibnu Mas’ud mengatakan, ‘Untukmu enaknya (makanannya) sedangkan dosa adalah tanggungannya.’” (Diriwayatkan oleh Abdurrazzaq dalam Al-Mushannaf, no. 14675)

عن سلمان الفارسي قال: إذا كان لك صديق عامل، أو جار عامل أو ذو قرابة عامل، فأهدى لك هدية، أو دعاك إلى طعام، فاقبله، فإن مهنأه لك، وإثمه عليه.

Dari Salman Al-Farisi, beliau mengatakan, “Jika Anda memiliki kawan, tetangga, atau kerabat yang profesinya haram, lalu dia memberi hadiah kepada Anda atau mengajak Anda makan di rumahnya, terimalah! Sesungguhnya, rasa enaknya adalah hak Anda, sedangkan dosanya adalah tanggung jawabnya.” (Diriwayatkan oleh Abdurrazzaq dalam Al-Mushannaf, no. 14677)

Riwayat diatas berlaku juga dalam hal pemberian makanan oleh pelacur juga orang yang bekerja dari syirkah yang bathil, yang mereka saling suka rela melakukan aktivitas bathil tersebut. Namun semuanya dengan syarat bahwa kita tidak membantu mrk dalam kebathilan, atau menunjukkan keridhoan kita terhadap kebatilan.

Adapun harta dari pencurian, atau korupsi, atau perampokan, dan aktivitas yang tidak ada kerelaan dari kedua pihak, maka tdk ada jalan bagi kita menerimanya, harusnya harta pemberian tersebut dikembalikan kepada pemiliknya, bahkan masuk Islamnya seseorang tidak otomatis menghapus jejak kriminal mereka dalam hal ini.

وَكَانَ الْمُغِيرَةُ صَحِبَ قَوْمًا فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقَتَلَهُمْ وَأَخَذَ أَمْوَالَهُمْ ثُمَّ جَاءَ فَأَسْلَمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا الْإِسْلَامَ فَأَقْبَلُ وَأَمَّا الْمَالَ فَلَسْتُ مِنْهُ فِي شَيْءٍ

“Dahulu Al Mughirah dimasa jahiliyah pernah menemani suatu kaum, lalu dia membunuh dan mengambil harta mereka. Kemudian dia datang dan masuk Islam. Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam berkata saat itu: “Adapun keIslaman maka aku terima. Sedangkan mengenai harta, aku tidak ada sangkut pautnya sedikitpun”(HR Bukhari No : 2529)

Allahu A’lam. [M. Taufik N.T]

Baca Juga:

Iklan

Posted on 20 Juni 2014, in Ekonomi. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Terima kasih tadz, mencerahkan

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s