Raja Inggeris, Swedia dan Norwegia, Pernah Mengirim Surat Kepada Khalifah

Dari George II, Raja Inggeris, Swedia dan Norwegia,

Kepada Khalifah – penguasa kaum Muslimin –

di Kerajaan Andalusia,

Yang Dipertuan Agung, Hisyam III,

Yang Mulia..

Setelah salam hormat dan takdzim, kami beritahukan kepada yang Mulia, bahwa kami telah mendengar tentang kemajuan yang luar biasa, dimana berbagai sekolah sains dan industri bisa menikmatinya di negeri yang Mulia, yang metropolit itu.

Kami mengharapkan anak-anak kami bisa menimba keagungan yang ideal ini agar kelak menjadi cikal bakal kebaikan untuk mewarisi peninggalan yang Mulia guna menebar cahaya ilmu di negeri kami, yang masih diliputi kebodohan dari berbagai penjuru.

Kami telah memutuskan puteri saudara kandung kami, Dubant, untuk memimpin delegasi dari puteri-puteri pemuka Inggeris agar bisa memetik kemuliaan … agar kelak beliau bisa ditempatkan bersama teman-teman puterinya dalam naungan kebesaran yang Mulia.

Puteri kecil kami, juga telah dibekali dengan hadiah kehormatan untuk menghormati kedudukan yang Mulia nan agung..

Hamba mengharapkan kemuliaan yang Mulia dengan berkenan menerimanya, dengan penuh hormat dan penuh cinta yang tulus.

Tertanda,

Pelayan yang Mulia nan taat,

George II

(Sumber: Pernyataan Pers, Juru bicara HT Sudan).

Posted on 12 Desember 2010, in Politik, Tarikh. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. hebatnya kekholifahan dulu…namun sekarang???? seakan muslim selalu dicap dngan KEKERASANNYA…thanks atas infonya bro..ijin mengcopi ya…

    Suka

  2. rrrr.. andalusia? bukannya khalifah waktu itu di baghdad?

    kalo cuman surat mah biasa lah.. perancis ajah pernah beraliansi dengan utsmani setelah berkali2 kalah perang dari Holy Roman Empire.. Aliansi ini dihina oleh orang2 kristen termasuk paus sendiri.. maklum Utsmani emang musuh besar kaum kristen terutama setelah salah satu ibukota kristen(constantinople) direbut utsmani..

    dan dengan aliansi ini perancis akhirnya bisa mengimbangi Holy Roman Empire ama Spanyol..

    Suka

    • rrr.? pusat kekhilafahan memang di baghdad, namun di Andalusia juga ada penguasa daerahnya, yg dalam sejarah juga disebut khalifah.

      tentang mengirim surat memang biasa, namun isi surat yg menjadikannya berbeda, hubungan khilafah dg perancis biasa, namun khalifah sulaiman al qannuni berhasil membebaskan penguasa perancis itu yg berbeda dg kondisi sekarang, saat penguasa muslim berada dlm posisi di ketiak penguasa lain.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s