Rekomendasi Pertemuan Besar Ulama, Habaib dan Tokoh se-Indonesia

Pertemuan besar ulama, Habaib dan tokoh se-indonesia yang diselenggarakan Forum Umat Islam di Ponpes Darunnajah telah berakhir Kamis Malam (26/6).

Berikut rekomendasi lengkap Pertemuan Besar Ulama, Habaib dan Tokoh se-Indonesia, yang diselenggarakan di Jakartam 21-22 Jumadil akhir 1429 H, bertepatan tanggal 25-26 Juni 2008 H.

1. Bagi ulama, habaib, dan tokoh umat Islam:

a. Harus menjadi kelompok terdepan dalam pembinaan keluarga dan masyarakat untuk mendakwahkan Islam secara kaffah dan amar ma’ruf nahi munkar menuju perubahan bagi tegaknya syariat Islam dan kesatuan umat Islam, serta dengan istiqomah menjaga dan membela Islam beserta para pejuangnya dalam menghadapi musuh-musuh Islam

b. Harus meningkatkan hubungan persaudaraan, komunikasi, informasi dan koordinasi antar para ulama, habaib dan tokoh Gerakan/lembaga Islam

c. Harus menguatkan keberadaan Gerakan/lembaga Islam di tengah umat terutama ketika tengah terjadi gejolak temporal sebagai bentuk awal kepemimpinan Gerakan/lembaga Islam atas umat, misalnya menentang keberadaan intelijen AS dalam Namru 2 dengan dalih penelitian kesehatan.

d. Harus menggelorakan terus semangat untuk perjuangan syariah sesuai hasil Kongres Umat Islam Indonesia ke-4 (KUII IV) tahun 2005 dan penolakan terhadap sekularisme, pluralisme, dan liberalisme sebagaimana fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2005.

e. Meningkatkan soliditas internal Gerakan/lembaga Islam (keteladanan, kualitas kader, kepemimpinan, administrasi manajerial, dana, sarana prasarana, dan ketaqwaan dan tawakkal ala Allah)

f. Meminta kepada organisasi Islam dan umat Islam umumnya untuk menerima dan pembina pengikut Ahmadiyah yang bertobat

g. Agar para ulama, habaib dan tokoh membentuk Forum Umat Islam dan Dewan Kesatuan Ulama’nya.

h. Mendorong revolusi damai sesuai ajaran Islam sebagai jalan perubahan. Untuk itu perlu kesatuan umat dan kepemimpinan umat dalam struktur organisasi yang rapi.

2. Bagi masyarakat:

a. Harus meningkatkan pemahaman dan kesadaran bahwa saat ini masih terjadi penjajahan di bidang aqidah, sosial, ekonomi, politik, dan budaya sebagai akibat tidak diterapkannya syariat Islam.

b. Bahu membahu bersama para ulama, habaib dan tokoh lembaga/organisasi Islam untuk melakukan perubahan menuju tegaknya syariat Islam dan kesatuan umat.

3. Bagi pemerintah:

a. Segera menghentikan dan menghapus segala bentuk sekulerisme, liberalisme, dan kapitalisme yang telah nyata-nyata menghancurkan Indonesia dan menggantikannya dengan sistem Islam.

b. Bersikap kuat dan tegas terhadap asing dan LSM komprador sehingga Indonesia tidak dijadikan bulan-bulanan pihak asing.

c. Sungguh-sungguh menjaga akidah umat dengan segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk membubarkan Ahmadiyah dan aliran sesat lainnya serta pendukungnya (seperti AKKBB).

d. Sungguh-sungguh berpihak kepada rakyat dengan:

i. Menurunkan harga BBM

ii. Menasionalisasi aset rakyat yang telah dikuasai oleh asing

iii. Menghentikan kerjasama dengan Namru 2

e. Segera membersihkan pemerintahan dari koruptor dan para komprador asing

f. Membebaskan Habib Rizieq dan Munarman dari segala tuduhan.

4. Bagi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR):

a. Segera mengesahkan RUU-APP bersama dengan pemerintah yang sesuai dengan rekomendasi MUI

b. Membatalkan segala UU yang merugikan rakyat (seperti UU Migas, UU SDA, UU Penanaman Modal, dll).

c. Menolak intervensi asing dalam pembuatan UU

d. Mengganti KUHP yang ada dengan KUHP yang sesuai dengan syariat Islam.

source: suara-islam.com (tanpa gambar)

Iklan

Posted on 28 Juni 2008, in Berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s