Tentang Kami
Nama: Muhammad Taufik Nusa Tajau bin Tamyiz bin Abdullah bin Shalih
Lahir di Kapal Nusa Permai, 04o.44′LS 114o BT pada hari Ahad, 12 Rabiul Awwal 1396 H Pkl 05.40 WIB / 14 Maret 1976 M dalam perjalanan mau bertransmigrasi dari Tuban- Jawa Timur ke Kalimantan Selatan di UPT. Tajau Pecah.
Anak ketiga dari empat bersaudara (yg hidup) dari keluarga petani yg berasal dari Kec. Bangilan kab. Tuban Jawa Timur
Sekolah SD sampai SMA di Kabupaten Tanah Laut Kal-Sel, S1 Pend. Matematika Universitas Lambung Mangkurat Bjm th’94, S2 Matematika IPB th 2006
Semua yg ada di blog ini boleh di copy-paste atau di share untuk kebaikan umat, tidak perlu izin khusus dari saya. Disarankan menyebutkan alamat blog ini agar yang membaca bisa mengecek ulang kesini, karena bisa jadi ada penambahan, pengeditan dan revisi tulisan yang ada disini. Sebagian materi sudah pernah saya sampaikan di berbagai masjid, majlis ta’lim dan berbagai forum.
Apa yang ada di blog ini bukanlah representasi dari organisasi tertentu, melainkan hanya coretan dan pendapat yang penulis anggap layak untuk penulis upload, juga merupakan jawaban penulis dari berbagai pertanyaan yang diajukan ke penulis, baik pertanyaannya saya tulis atau sekedar jawaban saja tanpa pertanyaan.
Diharapkan kritik, saran, koreksi, masukan dan do’a dari pengunjung sekalian.



Assalamulaikum wr.wb. Salam kenal Mas. Sekarang tinggal di mana, Jatim, Kalimantan, Bogor, atau? Kalau saya di Cibinong, Kab. Bogor.
wa’alaikumussalaam wr.wb. senang bisa kenalan dg Bahtiar, sekarang saya di kalimantan selatan, tepatnya di martapura
SEMOGA SEMAKIN LUAS ILMUNYA SELUAS SAMUDRA TEMPAT LAHIRNYA…..AMIN
aamiin, jazaakallahu khairan ‘ala husni du’aaik, mohon tegur sapa, kritik dan saran kalau ada yg salah
Assalamulaikum wr.wb. Salam kenal pa,,,
saya alumni MTSN 2004, saya mau tau nomer telepon MTSN sekarang berapa ya pa??
dan kepala sekolahnya sekarang siapa ya pa??
terimakasih sebelumnya pa…
‘Alaikumussalaam warahmatullah. no mts 0511-4720363 kepala sekarang pak Drs. H. Zarkasyi
Asssalamualaikum wbt.
Selamat berkenalan M. Taufik. Saya berasal dari Malaysia. Berusia 54 tahun. Baru bertamu ke blog M. Taufik. Nampaknya tulisannya bagus saja… Semoga Allah tunjuki kita ke jalan yang benar.
wa’alaikumussalaam wr.wb.
senang kenal dg anda. aamin. jazaakallahu khairan atas doanya
assalamu’alaikum.wr.wb
ust yg semoga dirahmati Allah.
pertama salam kenal dan salam ukhuwah, saya izzun dari jabar.
kedua, saya mohon doanya ust, demi kbaikan dunia akhirat saya, keluarga, masyarakat sktr tentunya kaum muslim pd umumnya,
ketiga, mf ustadz, saya mau tanya seputar pembahasan asma wa shifat, soalnya di FB banyak perdebatan seputar itu, terutama sahabat2 kita dari NU dan salafi, bagaimanakah sikap kita? mana diantara mereka yg lebih kuat? terima kasih atas jawabannya.
wa’alaikumussalaam wr.wb. ya, semoga Allah memberkahi antum, keluarga dan kaum muslimin semuanya. mengenai pembahasan sifat Allah, seperti di kitab syakhsiyyah I, sifat Allah itu diluar jangkauan akal sehingga kita tidak ikut ikutan membahas dengan pembahasan aqliyyah. pertentangan yg ada muncul krn menggunakan pembahasan aqliyyah, dan juga penggunaan khabar ahad yg sebagian saling berbeda dg yg lain.
Bisa dilihat polemiknya disini: http://mtaufiknt.wordpress.com/2010/05/01/sifat-allah/ –> disitu terlihat jelas bahwa pandangan syakh Taqy adalah beliau tidak ikut larut dalam pembahasan seperti itu. Allahu A’lam.
terima kasih ust, izin share tulisan2 antum, semoga Allah memberi berkah kpd ust dan keluarga
terima kasih ust, izin share tulisan2 antum, semoga Allah memberi berkah kpd ust dan keluarga
silakan, kalau bisa di link kan juga artikel yg di share ke artikel disini, siapa tahu ada perubahan atau tambahan. amiin. baarokallahu fiik.
Assalamu’alaikum
Blognya bermanfaat. Alhamdulillah menemukan blog seperti ini. Terus update, akhi, insya Allah banyak yang tercerahkan.
Salam kenal
Reza Ageung
Balikpapan, Kaltim.
assalamualaikum..numpang komentar…’salah satu blog yang membahas keislaman yg begitu ilmiyah..’ luar biasa !!!
barokallahufiykum…
wa’alaikumussalaam warahmatullahi wabarokaatuh. jazaakallahu khairan. waiyyaakum. laa tansanaa yaa akhi min shaalihi du’aa’ik.
likulli daín dawaún setiap penyakit
selalu ada obatnya hanya satu penyakit di dunia susah di obati dan di punahkan
yaitu penyakit iri hati dengki cemburu yg ada pada sifat manusia
alief lammim Allah huá’lam
air lautan tak bertepian gunungpun indah di lihat dr kejauhan
kunfayakun kune……kumpule dene kunku
wassalam
salam sejahtra
Assalamu’alaikum wr.wb.
Izinkan saya menjiplak ilmunya Mas Tofik, konten yang luar biasa. Salam persaudaraan, semoga tambah barokah, amin
‘alaikumussalaam … tafadldlol kang, amiin, waiyyakum.
Bangilan Tepatnya di mana? Aku punya banyak keluarga di Bangilan……….
wah kurang tahu tepatnya dimana, saya besar di kalimantan, pernah kesana waktu kecil namun gak ingat. kata pak de beliau dulu bertetangga dengan k.h. hasyim muzadi, pak de pernah ngaji juga dengan kyai Misbah bin Zainul Musthafa (Pesantren al Balagh), penulis tafsir al Iklil fi Ma’anit Tanziil, dll.
apa bener nih Isa AS mau turun ke dunia lagi ? ya Ust
Ada dua pendapat yg berbeda:
1. Yang menyatakan nabi Isa telah wafat, berhujjah dengan ayat:
إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا
“(Ingatlah) tatkala Allah berkata: Wahai lsa, sesungguhnya Aku akan mewafatkan engkau dan mengangkat engkau kepadaKu, dan membersihkan engkau dari orang-orang yang kafir…” (QS. Ali Imron (3) ayat 55).
Buya HAMKA didalam Tafsir Al Azhar, menjelaskan:
Artinya yang tepat dari ayat ini ialah bahwa maksud orang-orang kafir itu hendak menjadikan Isa Almasih mati dihukum bunuh, seperti yang dikenal yaitu dipalangkan dengan kayu, tidaklah akan berhasil.
Tetapi Nabi Isa Almasih akan wafat dengan sewajarnya dan sesudah beliau wafat, beliau akan diangkat Tuhan ke tempat yang mulia di sisiNya, dan bersihlah diri beliau dari gangguan orang yang kafir-kafir itu.
Kata mutawwafika telah kita artikan menurut logatnya yang terpakai arti asal itu diambillah arti mematikan, sehingga wafat berarti mati, mewafatkan ialah mematikan. Apatah lagi bertambah kuat arti wafat ialah mati, mewafatkan ialah mematikan itu karena banyaknya bertemu dalam al-Qur’an ayat-ayat, yang disana disebutkan tawaffa, tawaffahumul-malaikatu, yang semuanya itu bukan menurut arti asal yaitu mengambil sempurna ambil, melainkan berati mati. Sehingga sampai kepada pemakaian bahasa yang umum jarang sekali diartikan wafat dengan ambil, tetapi pada umumnya diartikan mati juga.
Maka dari itu arti yang lebih dahulu dapat langsung difahamkan, apabila kita membaca ayat ini ialah: “Wahai Isa, Aku akan mematikan engkau dan mengangkat engkau kepadaKu dan membersihkan engkau daripada tipudaya orang yang kafir.”
Ini juga pendapat Al Alusi, Rasyid Ridho, dan Syaikh Mustafa al-Maraghi.
2. Yang menyatakan nabi Isa masih hidup, dengan kehidupan yang berbeda dengan kita. mereka mengartikan kata ”Mutawaffika” sebagai ’menyempurnakan” atau ”menggenggammu”. Sedangkan kata ”Rafi’uka ilayya” diartikan sebagai mengangkatmu kepadaKu (mengangkat Isa Al-Masih ke langit).
Adapun masalah turunnya nabi Isa, ada hadits shahih yang menceritakannya, walaupun kalangan pertama menolaknya, yakni:
حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ الْمَكِّيُّ وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ فُرَاتٍ الْقَزَّازِ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ قَالَ
اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأَجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ
Telah menceritakan kepada kami Abu Khaitsamah Zuhair bin Harb, Ishaq bin Ibrahim dan Ibnu Abi Umar Al Makki teks milik Zuhair, berkata Ishaq: telah mengkhabarkan kepada kami, sedangkan yang lain berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Furat Al Qazzaz dari Abu Ath Thufail dari Hudzaifah bin Asid Al Ghifari berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu, beliau bertanya: “Apa yang kalian bicarakan?” Kami menjawab: Kami membicarakan kiamat. Beliau bersabda: “Kiamat tidaklah terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.” Beliau menyebut kabut, Dajjal, binatang, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam Shallallahu ‘alaihi wa Salam, ya’juj dan ma’juj, tiga longsor; longsor di timur, longsor di barat dan longsor di jazirah arab dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka. (HR. Muslim)
Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Demi Yang jiwaku di tangan-Nya, Nyaris akan turun kepada kalian putera Maryam (Nabi Isa as) menjadi hakim yang adil, menghancurkan salib dan membunuh babi dan memungut jizyah dan memenuhi harta… (HR Muslim dalam kitab Iman bab turunnya Isa)
Dari Jabir bin Abdillah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Akan tetap ada dari umatku yang berjuang dalam haq dan eksis terus hingga hari kiamat. Kemudian Nabi Isa bin Maryam turun. Lalu pemimpin umat Islam saat itu berkata kepada Nabi Isa, “Kemarilah dan jadilah imam dalam shalat kami.” Namun Nabi Isa menjawab, “Tidak, kalian menjadi peminpin di antara kalian sendiri. Sebagai bentuk pemuliaan Allah atas umat ini.” (HR Ahmad, Abu Daud, Ibnu Hiban, Al-Hakim dan dishahihkan oleh az-Zahabi)
Saya sendiri percaya dengan hal tersebut, krn hadits-hadits tadi, namun krn hadits-hadits tadi khabar ahad, saya tidak menganggap yang berbeda dg saya sebagai kafir. Disisi lain masalah ini diluar jangkauan indra manusia, sehingga kita tidak melogikakan masalah tersebut, termasuk bagaimana kayfiyat turunnya, dll juga bukan perkara yg bisa dijangkau indra. Allahu A’lam.
ustadz semoga antum selalu diberkahi oleh allah
Assalaamu’alaikum,
Salam kenal dari Gunanto. Saya tinggal di Gresik-Jawa Timur. Semoga tulisan dalam blog ini, semakin mencerahkan umat yang masih banyak dibingungkan oleh para pemimpin mereka yang sibuk dengan syahwat dunia. Mohon ijin copy artikel untuk kemaslahatan ummat. Semoga pak Taufik semakin produktif menulis, dan mendapat rahmat dan barakah dari Allah SWT.
Syukron jazaakallah khoir
Gunanto
Assalamu,alaikum,
Assalammu’alaikum ustadz..
Saya Agus Trisa, dari Solo. Salam kenal.
Saya mengkopi beberapa tulisan antm.
Terimakasih.
Wassalammu’alaikum wr. wb.,