Arsip Kategori: Pendidikan
Pendidikan Mahal, Bukti Alokasi Pendidikan 20% Hanya Jargon Politik
Pengamat pendidikan Wildan Hasan Syadzili menilai biaya yang mahal saat awal masuk sekolah baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi disebabkan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen hanya menjadi jargon politik semata. “Dalam praktiknya tidak sampai 50 persen anggaran itu benar-benar untuk peningkatan mutu pendidikan. Lebih banyak untuk belanja pegawai,” kritiknya di Jakarta, Rabu (6/7)
Menghilangkan Kerancuan Dalam Masalah Memerangi Hawa Nafsu (Jihadun Nafsi)
Oleh Muhammad Taufik N.T
Sesungguhnya sudah menjadi sesuatu yang diketahui secara nyata, bahwasanya menegakkan khilafah dan mengangkat seorang khilafah untuk kaum muslimin hukum asalnya adalah fardlu kifayah, akan tetapi jika kewajiban ini tidak dapat terealisir dengan aktivitas orang yang memperjuangkannya, maka kewajiban ini meluas hingga menjadi kewajiban setiap muslim, hal ini berlaku untuk setiap fardhu kifayah.
Meskipun demikian, ada sebagian orang yang melarang/tidak menyukai melakukan aktivitas penegakan khilafah sebelum terpenuhinya beberapa perkara, yakni umat Islam harus memerangi (hawa nafsunya) sendiri. Oleh sebab itu jika engkau menyeru mereka untuk sama-sama berjuang dalam hal ini, mereka akan menjawab: yang diwajibkan kepada kita pertama kali adalah memerangi (hawa nafsu) kita, memperbaiki diri dahulu, baru setelah itu kita beraktifitas untuk menegakkan khilafah…. Bagaimana kita menyikapi hal ini?
Membiasakan Tafakkur
Membiasakan tafakkur adalah tradisi seorang mukmin. Allah menyebut kegiatan bertafakkur sebagai kebiasaan orang-orang yang berakal, Ulil Albaab. Dia SWT berfirman:
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآَيَاتٍ ِلأُولِي الْأَلْبَابِ(190)الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.(QS. Ali Imran 190-191).
Negara Khilafah Dan Pendidikan
Oleh Drs. Fahmy Luqman, M.Hum
Paradigma Sistem Pendidikan Islam
Dalam kerangka membangun kepribadian (character building) dan sikap-mentalitas masyarakat suatu negara, keberadaaan ideologi sebagai asas dan landasan sebagai fakta yang tidak dapat ditolak. Ideologi merupakan way of life; berfungsi sebagai unifying force dan driving integrating motive yang memberikan nilai dasar (basic values) kehidupan masyarakat dan negara.
Sistem pendidikan yang ditegakkan berdasarkan ideologi sekularisme-kapitalisme atau sosialisme-komunisme berkeinginan mewujudkan struktur masyarakat sekular-kapitalis atau sosialis-komunis. Sebaliknya, sistem pendidikan yang berbasiskan ideologi Islam berkehendak untuk membangun struktur masyarakat Islam, yang tentu saja akan berbeda dengan dua sistem ideologi di atas.
Ilmu, Tsaqofah & Cara Mempelajarinya
Ketika ‘ilmu dan tsaqafah tidak dibedakan, atau tidak faham perbedaannya, maka tidaklah mengherankan kalau umat Islam terkecoh menganggap ilmu-ilmu alam seperti fisika sama universalnya dengan ilmu-ilmu sosial seperti politik dan ekonomi. Mengapa? Sebab, pandangan tersebut juga dominan di negara-negara Barat, setelah kuatnya pengaruh Positivisme yang dirintis oleh August Comte (1798-1857). Sistem pendidikan di Dunia Islam yang didasarkan pada paradigma sekularisme akhirnya mengimbaskan pandangan yang sama itu kepada umat Islam.
Realitas Pendidikan Di Barat
Oleh Dr.-Ing. Fahmi Amhar
Alumnus Vienna University of Technology, Austria
Abstrak
Pendidikan di negara-negara Barat (Eropa, Amerika) sering dicirikan sebagai pendidikan yang maju, karena memang berada di dalam siklus sebuah negara industri maju. Namun, untuk memahami realitas pendidikan di sana, beberapa sisi harus disorot. Aspek pertama adalah persoalan akses vs mutu, yang secara langsung berkaitan dengan peran negara di dalamnya. Di banyak negara, upaya pemerataan akses atas pendidikan sering dalam kontradiksi dengan mutu yang didapatkan. Aspek kedua adalah tentang muatan pendidikan, baik dalam sisi keterampilan hidup, termasuk di dalamnya sains dan teknologi, maupun pandangan hidup. Yang jelas, realitas pendidikan di Barat sebenarnya tidak seragam dan tidak mudah untuk digeneralisasi.
Kiprah & Tanggung Jawab Guru dalam Dunia Pendidikan
(Disampaikan dalam lokakarya pendidikan dalam rangka peringatan HUT RI ke-64 di Balairung Pemda Tala, tgl 18 Juli 2009)
Pendahuluan
Berbicara mengenai dunia pendidikan, mata kita akan segera tertuju kepada sosok siswa yang saat ini masih jauh dari gambaran pribadi-pribadi ideal, baik dilihat dari segi intelektualitas maupun dari segi spiritualitas dan tingkah lakunya. Kecurangan dalam ujian, kasus narkoba yang mengakibatkan 40 orang mati setiap hari karenanya (www.polkam.go.id, 16 Maret 2007) , serta 700.000 kasus aborsi pertahun yang dilakukan oleh remaja (dibawah 20 tahun) dari total 2,6 juta kasus per tahun (www.Kompas.com, 4 Juli 2009) merupakan sebagian bukti yang menunjukkan bahwa dunia pendidikan kita sedang bermasalah.
Read the rest of this entry

