Arsip Kategori: Do’a
Bila Punya Hajat Dunia Maupun Akhirat
Telah berkata kepadaku ‘Ali bin Isa bin Yazid al Baghdadiy…dari Abdullah bin Abi Aufa dia berkata: Telah berkata Rasulullah SAW: barangsiapa punya hajat(keperluan) kepada Allah atau kepada seorang anak Adam maka hendaklah ia berwudhu dan hendaklah ia baguskan wudhunya itu—kemudian hendaklah ia shalat dua raka’at—kemudian hendaklah ia memuji Allah dan bershalawat atas Nabi SAW—kemudian hendaklah ia berkata(berdo’a):
Tawassul (Mencari Perantara/Wasilah Kepada Allah) dalam Berdo’a
Oleh : M. Taufik N.T
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS. Al Maa-idah 35)
Wasilah dalam ayat ini bermakna مَا يُقَرِّبكُمْ إلَيْهِ مِنْ طَاعَته (= apa-apa yang mendekatkan dirimu kepada-Nya dengan jalan taat)[1]
Tawassul Yang Tidak Ada Pertentangan Kebolehannya:
Do’a Untuk Anak
Sehebat apapun orang tua menjaga anak-anaknya, dia tidak akan bisa mendatangkan manfa’at kepada anaknya ataupun menolak mudhorot dari anak yg dijaganya tanpa pertolongan Allah SWT , jangankan anaknya, bahkan dia tidak bisa menjaga dirinya sendiri tanpa pertolongan Allah SWT. Oleh sebab itu harus disadari betul bahwa kita wajib meminta perlindungan kepada-Nya. Disisi lain kita tidak perlu terlalu risau yg berlebihan tentang keluarga kita, sehingga keluarga dijadikan alasan untuk meninggalkan sebuah kewajiban yang Allah bebankan di pundak kita.
Agar Allah Memberikan Kekuatan Ingatan & Pemahaman
… Dari Ibnu Abbas bahwa ia berkata; ketika kami berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba Ali bin Abu Thalib datang, dan berkata; Demi bapak dan ibuku (sebagai tebusan) untukmu, Al Qur’an telah hilang dari dadaku, aku tidak mendapati diriku mampu untuk membacanya.
Amalan Akan Tidur
Diriwayatkan dari al-Bara’ bin Azib r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Apabila kamu ingin ke tempat tidur, berwudlu’lah terlebih dahulu sebagaimana kamu berwuduk untuk shalat. Kemudian berbaringlah di atas lambung kanan. Kemudian bacalah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاََّ إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ
(Ya Allah, aku pasrahkan wajahku(diriku) kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu dengan perasaan senang dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari siksa-Mu melainkan kepada-Mu. Ya Allah, aku beriman kepada kitab-Mu yang Engkau turunkan dan kepada Nabi-Mu yang Engkau utus)
Do’a Untuk Kaum Muslimin
الراحمون يرحمهم الرحمن ارحموا أهل الأرض يرحمكم من في السماء
Orang yang penyayang akan disayangi oleh Ar Rahman (Allah), sayangilah penduduk bumi niscaya penduduk langit akan menyayangi kalian. (HR. Ahmad dan Abu Dawud dengan sanad sahih).
Salah satu bentuk kasih sayang adalah mendoakan, seperti do’a berikut (dari kitab nasho’ihul ‘ibâd)
Penghalang Do'a
Banyak orang yang berdoa melakukan perbuatan yang menyebabkan doa mereka ditolak dan tidak dikabulkan, karena tidak terpenuhinya syarat-syarat maka doa tersebut tidak dikabulkan. Adapun syarat-syarat yang terpenting antara lain.
[1]. Ikhlas
Sebagaimana firman Allah.
“Artinya : Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya”. [Ghafir : 14]
Ibnu Katsir mengatakan bahwa setiap orang yang beribadah dan berdoa hendaknya dengan ikhlas serta menyelisihi orang-orang musyrik dalam cara dan madzhab mereka.[Tafsir Ibnu Katsir 4/73]
Read the rest of this entry
Doa Bagi Si Sakit
Telah berkata kepadaku Abu Bakar, telah berkata kepadaku Yahya bin Abu Bakar telah berkata kepadaku Zuhair bin Muhammad dari Yazid bin Khushaifah dari Amr bin Abdullah bin Ka’ab dari Nafi’ bin Jubair dari Utsman bin Abu Al Ash Ats Tsaqafi bahwasanya ia berkata : aku mendatangi nabi SAW dan aku mempunyai penyakit yang hampir membinasakanku maka Beliau berkata kepadaku letakkan tanganmu yang kanan ke bagian yang sakit dan berdo’alah Read the rest of this entry
Do’a Akan Bepergian
Ummu Salamah berkata:
Nabi tidak pernah keluar dari rumahku kecuali Beliau menengadahkan wajahnya kelangit dan mengatakan :
اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَو أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ
Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tindakan menyesatkan atau disesatkan, menjerumuskan atau dijerumuskan, mendzolimi atau di dzolimi, membodohi atau dibodohi (Sunan Abu Dawud, Hadits Shahih No. 4430). atau riwayat At Tirmidzi berikut:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نَزِلَّ أَوْ نَضِلَّ أَوْ نَظْلِمَ أَوْ نُظْلَمَ أَوْ نَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيْنَا – رواه الترمذى
Mendo’akan Orang Sakit
Nabi SAW biasanya meletakkan tangannya pada tubuh orang yang sakit seraya berdo’a,
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
“Ya Alloh Tuhan segenap manusia, penghilang penyakit, sembuhkanlah , Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tiada penyembuh kecuali Engkau, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” (HR Bukhari).

