Arsip Kategori: Akhlaq
Konsep Islam dalam Pemberantasan Pornografi
Dari Usamah bin Zaid ra, dari Nabi SAW, beliau bersabda:
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنْ النِّسَاءِ
“Tidaklah aku meninggalkan suatu fitnah setelahku yang lebih dahsyat bagi kaum laki-laki melebihi fitnah wanita” (HR. Bukhory dan Muslim).
Cinta Dunia adalah Pangkal Kesalahan
قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ: حُبُّ الدُّنْيَا رَأْسُ كُلِّ خَطِيئَةٍ، وَالْمَالُ فِيهِ دَاءٌ كَثِيرٌ، قِيلَ: يَا رَوْحَ اللهِ: مَا دَاؤُهُ؟ قَالَ: لَا يُؤَدِّي حَقَّهُ قَالُوا: فَإِنْ أَدَّى حَقَّهُ؟ قَالَ: لَا يَسْلُمُ مِنَ الْفَخْرِ وَالْخُيَلَاءِ، قَالُوا: فَإِنْ سَلِمَ مِنَ الْفَخْرِ وَالْخُيَلَاءِ؟ قَالَ: يَشْغَلُهُ اسْتِصْلَاحُهُ عَنْ ذِكْرِ اللهِ
‘Isa bin Maryam bersabda: “Cinta dunia adalah pangkal segala kesalahan, dan pada harta terdapat penyakit yang sangat banyak.”
Sya’ir: Jika Tuhanku menanyakan padaku, Tidak malukah kau bermaksiat pada-Ku? Kau sembunyikan dosamu dari makhluk-Ku, dan datang pada-Ku dengan penuh dosa?
إذا ما قال لي ربي أما استحييت تعصيني ..؟
وتُـخفي الذنبَ عن خلقيَ وبالعصيانِ تأتيني
Jika Tuhanku menanyakan padaku, tidak malukah kau bermaksiat kepada-Ku … ?
Buat Yang Berwajah Cantik & Tampan; Buat Kepala Negara …
Suatu ketika, saat sedang mencek kondisi rakyatnya dalam patroli malam, langkah Khalifah Umar bin Khattab r.a terhenti, ketika terdengar wanita bersenandung dari bilik sebuah rumah:
هل من سبيل إلى الخمر فأشربها؟
أو هل من سبيل إلى نصر بن الحجاج
Adakah jalan untuk minuman memabukkan, agar aku meminumnya
Atau adakah jalan kepada Nashr bin Hajjaj?
Ridho Siapa yang Dicari?
Oleh: M. Taufik N.T
Salah satu yang membuat hidup menjadi susah adalah jika terlalu memperhatikan pandangan orang lain tentang kita, ingin dipandang baik oleh manusia dan khawatir dibenci manusia. Ketika mau berbuat suatu kebaikan yang dipikirkan adalah “nanti bagaimana pandangan orang kalau saya berbuat ini?”, “apa kata dunia?” … Gara-gara sikap seperti ini, kadang idealisme tergadaikan, yang haram diterjang, yang haq dihalang, teman ditendang, semua hanya karena “apa kata orang”.
Kau dan Hartamu Milik Ayahmu
Jabir r.a menceritakan ada laki-laki yang datang menemui Nabi SAW dan melapor. Dia berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku ingin mengambil hartaku ”
“Pergilah kau membawa ayahmu kesini” perintah Beliau saw.
Hakekat ‘Ashabiyyah (Fanatisme)
Sering kali kita dengar perkataan: “anda jangan ashobiyyah” padahal bisa jadi yg mengatakan itu karena ashobiyyah (yakni melihat kok kebenaran ada pada kelompok lain) namun ia tidak merasa, tulisan ini perlu kita renungkan bersama, semoga Allah menjaga kita dari sifat buruk tersebut ::..
Hukum Berbohong & Tauriyyah
Oleh: M. Taufik N.T
Berbohong secara tegas hukumnya haram berdasarkan nash Al-Qur’an yang qoth’i. Dan keharamanya termasuk persoalan-persoalan agama yang diketahui secara pasti. Tidak ada perbedaan antara berbohong demi kemaslahatan umat Islam, agama atau karena yang lain. Banyak nash menyatakan keharamannya secara umum, mutlak dan pasti serta tidak disertai illat. Allah berfirman;
Jangan Berburuk Sangka kpd Mukmin
عَنْ حَارِثَةِ بْنِ النُّعْمَان قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ثَلاَثٌ لاَزِمٌ ِلاُمَّتِى : اَلطِّيَرَةُ وَالْحَسَدُ وَسُوْءُ الظَّنِّ. فَقَالَ : وَمَا يُذْهِبُهُنَّ يَارَسُوْلَ اللهِ مِمَّنْ هُنَّ فِيْهِ ؟ قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِذَا حَسَدَ فَاسْتَغْفِرِ اللهَ وَاِذَا ظَنَنْتَ فَلاَ تُحَقِّقْ وَاِذَا تَطَيَّرْتَ فَامْضِ
"Dari Haritha bin an-Nukman berkata: Bersabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa-sallam: Tiga perkara yang lazim ada pada umatku: Kepercayaan dengan ramalan sial. Hasad/ dengki. Prasangka buruk . Beliau bertanya: Apakah yang dapat menghilangkan dari itu (semua) wahai Rasulullah bagi orang yang telah ada pada dirinya perkara-perkara tersebut? Baginda bersabda: Apabila berhasad dengki mintalah ampun, apabila berprasangka buruk janganlah diteruskan dan apabila mempercayai tataiyur( ramalan sial ) hendaklah dihapuskan". (HR at-Tabrani).
Menulis, Komentar, Update Status; Pahala atau Dosa yg Mengalir ?
Oleh: M. Taufik N.T
Menulis, nge-blog, komentar, update status, … bisa mengalirkan pahala atau dosa pada pembuatnya, bahkan setelah meninggal sekalipun.
Tiga Bayi yg Bicara dlm Buaian – Kemuliaan di Sisi Manusia Bisa Jadi Kehinaan di Sisi Allah
Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
"Tidak ada bayi yang bisa berbicara saat masih dalam buaian kecuali tiga orang.
Ketaqwaan dalam Mengelola Kepemilikan Umum
Oleh: M. Taufik N.T
Ketaqwa’an yang akan menjadi sebab dibukanya pintu berkah bukan hanya taqwa dalam masalah ritual individual saja, namun taqwa yang tercermin dengan sikap waspada dari melanggar aturan Allah dalam aspek apapun dan senantiasa tunduk kepada semua perintah Allah disertai keyakinan bahwa hanya aturan Allahlah yang layak untuk mengatur manusia…akibat tiada ketaqwaan dalam pengeloalaan SDA, rakyat tidak merasakan berkah SDA tsb, misalnya Kaltim, rakyat hanya menikmati 9,35% saja dari PDRB, selebihnya (90,65%) lari ke luar khususnya ke Jakarta dan ke luar negeri.
Jangan Mudah Men-cap Orang Lain Salah
Hadits Riwayat Imam Bukhori berikut menjadi pelajaran bagi kita untuk hati-hati men-cap orang lain salah, apalagi sesat atau kafir, sebelum benar-benar kita teliti.
Pencuri Teriak Pencuri
Kita sering memandang rendah, menyalahkan, memberikan komentar miring, mencemooh pendapat, penilaian atau gagasan orang lain. Sementara sebetulnya kadang kita tidak tahu betul permasalahannya, kisah berikut sekedar ilustrasi bahwa sangat mungkin kitalah sebenarnya yang layak dicemooh. (tulisan lama, lupa sumbernya)
Khutbah Jum’at – Hiduplah di Dunia Laksana Orang Asing atau Musafir
Oleh : M. Taufik N.T download versi pdf disini

