Arsip Kategori: Khutbah Jum’at

Khutbah Jum’at – Homoseksual Menghancurkan Generasi

Oleh: M. Taufik N.T          download lengkapnya (pdf) di <<sini>>

Minggu ini kita disuguhi pemberitaan tentang Irshad Manji, seorang tokoh penggerak dan praktisi lesbianisme (homoseks wanita) dari Kanada yang diundang ke Indonesia untuk berdiskusi tentang bukunya ‘Allah, Liberty and Love’ dalam edisi Indonesia.

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at – Pandangan Islam dalam Pengelolaan Milik Umum

Oleh: M. Taufik N.T           Download selengkapnya (pdf) <<<disini>>>

… Kedurhakaan seseorang dalam perintah yang berkenaan dengan individu akan berakibat rusaknya kehidupan individu tersebut dan orang-orang yang berkaitan dengannya, begitu pula kedurhakaan dalam perintah yang menyangkut masyarakat, akan mengakibatkan rusaknya kehidupan masyarakat tersebut.

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at–Negeri Lima Bencana

Oleh: M. Taufik. N.T                   download selengkapnya di .::sini::.

Marilah kita senantiasa berupaya meningkatkan ketakwaan kita dalam setiap keadaan, dengan sekuat tenaga dan kemampuan kita untuk melaksanakan semua perintah Allah, dan meninggalkan semua yang dilarang oleh Allah, karena hanya dengan ketakwaanlah semua urusan akan menjadi mudah. Sebagaimana firman Allah SWT:

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at – Sex Bebas Membinasakan Negeri

Download selengkapnya di ::sini::

…”Sesungguhnya dunia itu hijau dan manis, dan sesungguhnya Allah ‘azza wajalla menjadikan kalian sebagai khalifah di dalamnya, agar Dia bisa melihat apa yang kalian lakukan, maka takutlah kalian akan fitnah dunia dan fitnah wanita, karena fitnah pertama kali yang menimpa bani Israil adalah fitnah wanita.” (HR. Imam Ahmad[1] (no. 10743) dari Abu Said Al Khudri).

Survey terbaru yang dilakukan internasional DKT bekerja sama dengan Sutra and Fiesta Condoms mengungkap bahwa 462 responden berusia 15 sampai 25 tahun semua mengaku pernah berhubungan seksual. Semua, 100 persen!, dan mayoritas mereka melakukannya pertama kali saat usia 19 tahun. Survey dilakukan Mei 2011 di Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, dan Yogyakarta (Republika.co.id, 12/12/2011)[2]

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at – Kawan, Lawan & Kepentingan

Download lengkapnya disini

Di dalam al-Quran, Allah SWT menceritakan penyesalan manusia calon penghuni neraka tatkala hari kiamat tiba disebabkan karena menjadikan seseorang sebagai kawan dekatnya yang membuatnya terperosok dalam neraka.

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at – Menyikapi Makar Penghalang Perjuangan Penegakan Syari’ah

Oleh : M. Taufik N.T

Berbagai upaya, baik dari orang kafir maupun orang yang berpura-pura muslim (munafiq), untuk menghalangi manusia dari upaya menegakkan syari’ah dalam kehidupan masyarakat sudah berlangsung sejak lama, bahkan terjadi juga pada masa Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman:

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا إِلَى مَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ رَأَيْتَ الْمُنَافِقِينَ يَصُدُّونَ عَنْكَ صُدُودًا – فَكَيْفَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ ثُمَّ جَاءُوكَ يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ إِنْ أَرَدْنَا إِلَّا إِحْسَانًا وَتَوْفِيقًا

Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul", niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu. Maka bagaimanakah halnya apabila mereka (orang-orang munafik) ditimpa sesuatu musibah disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, kemudian mereka datang kepadamu sambil bersumpah: "Demi Allah, kami sekali-kali tidak menghendaki[1] selain penyelesaian yang baik dan perdamaian yang sempurna. (Q.S. An Nisa’: 61 – 62).

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at – Kalau Memang Tidak Mau, Selalu Ada Alasan, Kalau Keinginan Kuat, Selalu Ada Jalan

Oleh: M. Taufik N.T

Pada Tahun 630 M bertepatan tahun 9 H, ketika musim panas dengan suhu yang sampai pada titik yang sangat tinggi, Rasulullah saw. mewajbkan kaum muslimin yang tidak ada udzur syar’i untuk berangkat ke perbatasan Syam dalam rangka menghadapi pasukan Romawi (Bizantium). Perjalanan dari Medinah ke Syam, selain perjalanan yang panjang juga sangat sukar ditempuh. Perlu ada keuletan, persediaan bahan makanan dan air. Bagaimana sikap kaum Muslimin menyambut seruan ini?.

Ada tiga golongan yang sikapnya berbeda dalam menghadapi seruan ini.

Khutbah Jum’at – Menggapai Hidup Berkah dengan Syari’ah

Imam Al Qurthuby, seorang ahli tafsir yg wafat tahun 671 H, ketika menjelaskan makna kerusakan (fasad) mengutip perkataan Ibnu Abbas r.a, yakni:

هُوَ نُقْصَانُ الْبَرَكَةِ بِأَعْمَالِ الْعِبَادِ كَيْ يَتُوبُوا.

Kerusakan adalah berkurangnya berkah karena perbuatan hamba, agar mereka bertaubat.

Mungkin dengan bergelimangnya maksiyat, seseorang masih bisa meraih banyak kekayaan, namun merupakan kepastian bahwa kekayaan tersebut semakin kurang berkahnya. Semakin kaya semakin sempit hidupnya, semakin tinggi kedudukannya dimata manusia semakin kering jiwanya, semakin bersinar karirnya semakin gundah hatinya, semakin bermasalah rumah tangganya, semakin susah anaknya untuk dididik, atau semakin lalai dia dari kewajibannya kepada Allah SWT. … Download selengkapnya disini

Khutbah Jum’at – Menghindari Sifat Nifaq

Oleh: M. Taufik N.T

Sungguh, di antara jenis manusia terburuk adalah mereka yang ‘bermuka dua’. Yaitu, mereka yang menampakkan satu identitas pada kelompok tertentu, dan menunjukkan identitas yang lain pada kelompok lainnya. Sebagaimana disebutkan oleh RasuluLlah saw :

إِنَّ مِنْ شَرِّ النَّاسِ ذَا الْوَجْهَيْنِ الَّذِي يَأْتِي هَؤُلَاءِ بِوَجْهٍ وَهَؤُلَاءِ بِوَجْهٍ

“Sesungguhnya, termasuk orang yang paling buruk adalah orang bermuka dua yang mendatangi mereka dengan satu muka dan mendatangi yang lain dengan muka lain.” (HR. Muslim).

Mereka yang bermuka dua dan mudah berdusta ini, tidak layak dijadikan teman setia apalagi sebagai pemimpin. Jika mereka telah terlanjur menjadi pemimpin, tidaklah patut bagi kita mendukung perbuatan dan kedustaan mereka.

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at: “Sekularisme; Pemasungan Ajaran Islam”

Upaya musuh-musuh Islam untuk menghancurkan ajaran Islam tidak pernah berhenti. Melalui perang pemikiran (ghazwu al-fikri) dan pertarungan kebudayaan (ghazwu ats-tsaqafi) mereka melontarkan senjata-sejata mereka ke tengah-tengah kaum Muslimin. Diantara berbagai isu yang paling santer dikembangkan oleh peradaban Barat yang kafir adalah ‘sekularisme’ dan ‘demokrasi’. Sedemikian berhasilnya peradaban Barat mencekokkan ide sekular dan demokrasi ini, sampai-sampai hal itu mempengaruhi benak pemikiran sebagian besar kaum Muslimin.

Khutbah Jum’at – Mengembalikan Kejayaan Umat Islam

Oleh : M. Taufik N.T

Pergantian kejayaan suatu kaum adalah sunnatullah yang tidak akan berubah, begitu juga sebab-sebabnya. Allah telah menjadikan sebab-sebab agar umat berjaya, begitu juga sebab-sebab yang menjadikan umat tersebut akan mundur bahkan hancur.

Read the rest of this entry

Khutbah Jum’at: Islam dan Negara Tak Bisa Dipisahkan

Oleh: Ust. Abu Al Muttaqy
Sejak pertama kali risalah Islam diwahyukan oleh Allah SWT kepada Rasulullah Muhammad saw, sasaran risalah ini adalah seluruh umat manusia tanpa kecuali.

Selengkapnya disini

Baca kumpulan khutbah terdahulu di: sini

Khutbah Jum’at: Menyoal Budaya Lokal dan Asing

Oleh : Ust. Abu Al Muttaqy

Penyebaran budaya asing di dalam negeri semakin marak. Mulai dari cara berpikir, berpakaian, gaya bicara, penampilan, sampai pada bentuk kesenian pun hampir semuanya berkiblat kepada budaya Barat. Hal ini terlihat jelas dalam kehidupan sehari-hari, media cetak maupun dalam tayangan televisi. Selengkapnya di:  Menyoal Budaya Lokal Dan Asing.pdf

Baca Juga:

Khutbah Jum’at: Syari’at Islam Langgeng & Konstan

Oleh: Ust. Abu Al Muttaqy
Siapa pun yang mengelaborasi hakikat perbuatan dan benda-benda adalah tetap dari dulu sampai sekarang sesuai dengan batasan-batasan hukum syara’. Memang, terjadi perubahan, hanya saja perubahan tersebut pada perkara teknis, cara ataupun bentuknya semata. Sedangkan hakikatnya adalah sama saja. Jadi tetapnya hakikat perbuatan dan benda disertai dengan terjaganya syariat Islam menunjukkan pula bahwa syariat Islam itu bersifat langgeng sampai hari kiamat. Selengkapnya disini: Syariat Islam Langgeng Dan Konstan.pdf

Baca Juga:

Khutbah Jum’at – Bencana Alam: Akibat Maksiat dan Sistem yang Batil
Khutbah Jum’at – Hancurnya Sebuah Bangsa
Khutbah Jum’at – Isra-Mi’raj
Khutbah Jum’at – Isu Pluralisme: Penzaliman Terhadap Umat Islam
Khutbah Jum’at – Sekularisme adalah alat Imperialisme
Khutbah Jum’at – Hijrah Menuju Khilafah Islamiyah
Khutbah Jum’at – Istighfar & Taubat : Amalan Penolak Bencana

Khutbah Jum’at: Khilafah Solusi Problematika Umat

Oleh: Ust. Abu Al Muttaqy
“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu”. (QS. Al Maidah 49)
Ayat-ayat tersebut memerintahkan kaum muslimin untuk menerapkan hukum-hukum Allah SWT dalam segala bidang, aqidah dan syari’ah, baik persoalan pribadi, keluarga, dan masyarakat. Demikian pula sistem sosial, politik, ekonomi, dan budaya semuanya diperintahkan Allah SWT untuk diatur dengan aturan Islam. Dan ini tidak mungkin terlaksana
tanpa adanya kekuasaan. Padahal, kekuasaan terhadap anggota masyarakat akan ada dengan adanya negara (daulah). Selengkapnya di: Khilafah Solusi Problematika Ummat.pdf

Baca Juga:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.878 pengikut lainnya.