Arsip Kategori: Afkar
Mafahim, Maqayis, & Qana’at
Sebuah pemikiran akan berubah menjadi mafahim (persepsi) jika : 1) makna pemikiran tersebut telah difahami dengan tepat. 2) pemikiran tsb dibenarkan (Muqaddimah Ad-Dustur, 1963:5-6)
Definisi Negara Islam … Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Negara Islam : Negara yg setiap perilaku politiknya didasarkan atas nilai-nilai atau ajaran agama Islam yg bersumber pd Alquran dan hadis Nabi Muhammad saw.
Negara sekular: negara yg memisahkan agama politik negara;
Negara Kapitalis: negara yg menganut paham kapitalisme
Kapitalis: kaum bermodal; orang yg bermodal besar; golongan atau orang yg sangat kaya;
Kapitalisme: sistem dan paham ekonomi (perekonomian) yg modalnya (penanaman modalnya, kegiatan industrinya) bersumber pd modal pribadi atau modal perusahaan swasta dng ciri persaingan dl pasaran bebas
Kesalahfahaman Tentang Pemberhentian Khalifah
Sebelumnya: Kesalahfahaman Tentang Qodlo & Qodar
Penulis al-Gharrah juga menyatakan pandangan yang dinisbatkan kepada Hizbut Tahrir, terkait denga hak majlis syura memberhentikan khalifah:
Kesalahfahaman Tentang Kemaksuman Nabi & Rasul Sebelum Diutus
Baca Sebelumnya: Kesalahfahaman Tentang Qodlo & Qodar
Dengan cara yang sama, penulis buku al-Gharrah juga menukil sebagian pendapat Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, kemudian dia bantah, lalu bantahan tersebut dia carikan pembenaran dengan pandangan ulama’:
Al Qur’an dan Kemukjizatannya
[Terjemahan dari Kitab Thariqul Iman, Dr. Samih Athif az Zain- penerjemah K.H . Shiddiq Al Jawi]
Salah satu tanda yang menunjukkan bahwa Al Qur’an merupakan wahyu adalah pemilihan nama yang berbeda-beda oleh Rab al ‘alamin. Orang Arab menyebutnya dengan “sesuatu yang global (jumlah) dan detail (tafsil).” Di antara nama-nama yang mengagumkan, yang di dalamnya terdapat rahasia penamaan (asrar al tasmiyah) dan terdapat rahasia sumber isytiqaq (derivat kata), yaitu: Al Kitab dan Al Qur’an.
Berpikir Tentang Hidup
Kehidupan di Bumi
Manusia —meskipun memiliki pemahaman yang sangat tajam, ilmu yang luas, cita-cita yang tinggi, niat yang tulus, dan memiliki wawasan yang jauh ke depan— pasti menjadikan bumi dan segala sesuatu yang terkait dengan bumi sebagai sarana untuk kehidupan dan kelangsungan hidupnya.
Macam-Macam Pemikiran
Pemikiran dibagi menjadi tiga, yaitu:
1. Pemikiran dangkal (al fikru al sathhy) yaitu melihat sesuatu kemudian menilainya tanpa adanya pemahaman.
2. Pemikiran mendalam (al fikru al ‘amiq) yaitu melihat sesuatu kemudian memahaminya, setelah itu baru menilai.
3. Pemikiran cemerlang (al fikru al mustanir) yaitu melihat sesuatu, lalu memahaminya dan memahami segala hal yang terkait dengannya, kemudian baru menilai.
Berpikir, Definisi, Syarat, Metode Aqliyyah dan ‘Ilmiyyah
Iman adalah pembenaran secara pasti yang sesuai dengan realita yang ada, dan bersumber dari dalil. Jadi, keberadaan dalil merupakan syarat utama dalam keimanan. Jika objeknya adalah realita yang terjangkau oleh indra, seperti Al Qur’an, maka dalilnya adalah aqliy, dan jika realitanya tidak terjangkau oleh indra, seperti surga dan neraka, maka dalilnya adalah naqliy.
Bagaimana Membangkitkan Umat Islam Saat Ini
Kebangkitan adalah meningkatnya taraf pemikiran. Sedangkan –makna kebangkitan yang diartikan sebagai- meningkatkan taraf perekonomian tidak termasuk kebangkitan. Alasannya, Kuwait, yang perekonomiannya maju dan berkembang sebagaimana halnya negara-negara Eropa, seperti Swedia, Belanda, Belgia, akan tetapi negara-negara Swedia, Belanda dan Belgia mampu bangkit, sementara Kuwait tidak mampu bangkit. Begitu pula meningkatnya perilaku akhlak tidak dapat digolongkan bangkit. Alasannya, kota Madinah saja yang saat ini termasuk kota-kota di dunia yang perilaku akhlaknya tinggi, akan tetapi tidak bangkit. Alasan lainnya, kota Paris yang terkenal perilaku akhlaknya yang rendah, akan tetapi mampu bangkit. Oleh karena itu kebangkitan itu adalah meningkatnya taraf pemikiran.

