Surat Khalifah Abdul Hamid II Kepada Gurunya, Syekh Mahmud Abu Syamad, Tentang Pendirian Israel
Surat khalifah Abdul Hamid II kepada gurunya Syekh Mahmud Abu Syamad, 22 September 1909:
"… Sebelumnya, organisasi ini –Cun Turk (Jeune Turk)– telah mendesak saya berulang-ulang agar menyetujui dibentuknya sebuah negeri nasional bagi bangsa Yahudi di Palestina. Saya tetap tidak menyetujui permohonan berulang-ulang yang memalukan ini. Akhirnya mereka menjanjikan uang sebesar 150 juta pounsterling emas. Saya tetap dengan tegas menolak tawaran itu. Saya menjawab dengan Kata-kata: “Seandainya kalian membayar dengan seluruh isi bumi ini, aku tidak akan menerima tawaran itu. Tiga puluh tahun lebih aku hidup mengabdi kepada kaum Muslimin dan kepada Islam itu sendiri. Aku tidak akan mencoreng lembaran sejarah Islam yang telah dirintis oleh nenek moyangku, para Sultan dan Khalifah Utsmaniyah. Sekali lagi aku tidak akan menerima tawaran kalian.”
Setelah mendengar dan mengetahui sikap dari jawaban saya itu, mereka dengan kekuatan rahasia yang dimiliki memaksa saya menanggalkan kekhalifahan, dan mengancam akan mengasingkan saya di Salonika. Maka terpaksa saya menerima keputusan itu daripada menyetujui permintaan mereka. Saya banyak bersyukur kepada Allah, karena saya menolak untuk mencoreng Daulah Utsmaniyah, dan dunia Islam pada umumnya dengan noda abadi yang diakibatkan oleh berdirinya negeri Yahudi di tanah Palestina. …
Wassalamu’alaikum Wr.wb.
22 September 1909
ttd
Pelayan Kaum Muslimin
(Abdul Hamid bin Abdul Majid)
(Carr, 1991:21)
Posted on 19 Juli 2010, in Politik, Tarikh and tagged Surat Khalifah. Bookmark the permalink. 1 Komentar.


mantap,,salam hangat..makasih banyak infonya,,ditunggu kunjungannya…